Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Belenggu Asmara Tukang Kebun

Belenggu Asmara Tukang Kebun

Darah merah mengering di helai-helai bulu lebatnya yang seputih kapas, terlebih di bagian leher yang diduga kuat menjadi sebab kucing itu mati. “Ini bukan ulah ular atau binatang buas lainnya,” gumam Lilis ketika melihat luka memanjang di bagian leher. “Ada yang menyembelihnya.” “Hiiiy… Orang macam apa yang tega membunuh makhluk kesayangan Nabi?” Buk Martinah bergidik ngeri di sudut pintu dapur. Ia tak berani mendekat. Butuh waktu bagi Buk Martinah mengatur debaran di dada setelah melihat bangkai kucing itu.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai buku kucing
Baca
+Pustaka
Ibuku Bukan Wanita Biasa

Ibuku Bukan Wanita Biasa

Turut penasaran dengan isi berkas tersebut. Pada beberapa halaman pertama, hanya diisi cd-cd yang atasnya terdapat angka. Mungkin sebuah kode atau nama cd tersebut. Lalu, dihalaman selanjutnya, terdapat catatan singkat yang Randu tidak mengerti isinya. Merupakan penggalan-penggalan kata, yang bila disatukan membentuk sebuah kode. Lalu, pada beberapa halaman terakhir. Terdapat judul, "Personil Elite Lost". Tangan Randu berhenti membalik halaman, tercenung.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai buku kucing
Baca
+Pustaka
Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Benar saja, beberapa saat kemudian gerombalan makhluk setinggi manusia berbulu aneka warna dengan dominasi warna putih dengan raut wajah seperti seekor kucing menyerang dua orang itu dengan cepat. Bayu dan Ayunda spontan menghindar sambil saling tatap. “Makhluk apalagi ini?” Bayu mendengus kesal sambil dalam hati memaki tamu-tamu yang ada saja menghalangi kelancaran tugas mereka. “Kucing Candramawa, kucing liar. Pada dasarnya adalah peliharaan Dewa. Namun banyak yang berusaha menguasai kucing ini agar tercapai semua ambisinya...”
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai buku kucing
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
fatekhatur rohmah
Temponya emang gak terlalu cepat, pelan tapi udah ada kejutan di bab-bab awal dan bikin penasaran. Dialognya bagus dan penulis bener2 pas ngasih momen yang bikin aku kaget alias ga buru-buru. Masih belum bisa ditebak tokoh jagoannya yh mana nih, plis deh yg kayak gini jangan cepet2 tamat
Rizki Ansyari
Dunia dibalik kabut adalah refleksi dunia awam sesungguhnya, dimana semua ego, intrik, pengkhianatan akan selalu ada. Penulis mempu membukus kisah ini dengan begitu rapi tapi juga memainkan emosi pembaca. Kereeenn
Baca Semua Ulasan
Aku Menikahinya Karena Ingin Balas Dendam

Aku Menikahinya Karena Ingin Balas Dendam

Karena Nera selalu berpikir bahwa kita tak pernah tahu penderitaan seperti apa yang disembunyikan setiap orang dengan senyuman mereka. Momen itu pun terus berlanjut sampai kepada Vanesa yang memperhatikan Nera yang sangat serius membaca buku. Namun Vanesa tidak mau mengganggu nya dan ia masih sibuk dengan keseruannya. Tiba-tiba Vanesa melihat seekor kucing yang berada di dekat mereka. “Ihh ada kucing.. lucuu bangeett!! Sini mpuss, sini. Aku punya makanan nih untukmu. Ayo sini.!”
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai buku kucing
Baca
+Pustaka
BUKAN KISAH SEMPURNA

BUKAN KISAH SEMPURNA

Aroma masakan di dalam kotak itu memang langsung tercium tanpa harus membuka tutupnya. “Saya alergi sama daging,” ketus laki-laki itu sembari melirik ke arah tembok pembatas. Di mana seseorang yang kini bersembunyi di sana ia yakini akan kecewa melihat apa yang ia lakukan.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai buku kucing
Baca
+Pustaka
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

lega banget rasanya. Sepeti biasa yang baik dari novel ini, ambil. Yang buruk kasih kucing aja. Jangan di simpen, nanti busuk, repot deh. Hehehe ... See u next judul dan .... Lope sekebon buat kalian. Muach .....
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 476 kali sebagai buku kucing
Baca
+Pustaka
Aku, Kamu & Buku Nikah

Aku, Kamu & Buku Nikah

Mulutnya seakan sangat mahal untuk mengucap kata. Selesai mandi, aku melihat Jexeon duduk di kursi meja belajar, membuka buku lama. Sepertinya itu miliknya ketika kecil. Aku mendekat, ikut melihatnya yang serius membaca. "Lagi baca apa?" Tidak dijawab, dia hanya menoleh. Bagaimana meluluhkan hatinya yang seperti gunung es? Aku akan mencoba menjadi pemanasan global.
1043.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai buku kucing
Baca
+Pustaka
Cara Menangani Perselingkuhan

Cara Menangani Perselingkuhan

ucap Jovian memecah kecanggangan. Kini keduanya telah duduk berdampingan di dalam kabin mobil mewah yang melaju dengan kecepatan sedang membelah jalanan kota. Tanpa membuang waktu, Jovian segera mengeluarkan sebuah buku katalog yang memuat daftar lengkap barang-barang yang akan dilelang malam itu. Jemarinya menunjuk pada sebaris gambar lukisan yang menampilkan visual anak kucing dan anjing.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai buku kucing
Baca
+Pustaka
Om Tajir Milik Si Kutu Buku

Om Tajir Milik Si Kutu Buku

Mengambil kesempatan itu, orang bertopeng membuka kedoknya dan mengecup bibir Ivy penuh cinta. “Kutunggu kau lulus, Kutu Buku!”
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai buku kucing
Baca
+Pustaka
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Buku itu adalah novel fiksi criminal karya Blake Morgan. “Apakah kamu tidak merasa lapar, Kurt?” tanya Orlena. Pria itu menggelengkan kepalanya. “Tidak, aku sama sekali tidak lapar.” Kamu memang tidak lapar. Tapi tubuh Max yang lapar. Orlena mendengus kesal dalam hati. “Aku tidak tahu kamu membaca fiksi criminal.” Orlena menunjuk ke arah buku yang dipegang oleh Kurt.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai buku kucing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status