Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Catatan Detektif Kematian

Catatan Detektif Kematian

"Edric bisakah aku masuk?" Itu suara Edith. Sontak baik Edric maupun Ervin terdiam membatu. "Bersikaplah dengan normal. Cepat sembunyikan berkas-berkas ini." Ervin segera mengangguk cepat. Dengan sigap menyembunyikan sejumlah catatan tua dan berkas yang sejak tadi berada di atas meja. "Ada apa Edith? Apakah ada yang kau perlukan?"
1.3K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as buku catatan
Read
+Library
Buncitnya Jenazah Kakakku

Buncitnya Jenazah Kakakku

Membuat buku itu terbuka di bagian tengahnya. [𝘔𝘢𝘴 𝘉 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩𝘪 𝘴𝘢𝘺𝘢. 𝘚𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩, 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘳𝘯𝘺𝘢, 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘳𝘢� �𝘶. 𝘛𝘢𝘬𝘶𝘵, 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘥𝘪𝘢 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘦𝘳𝘮𝘢𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯𝘬𝘶 𝘴𝘢𝘫𝘢.] Aku membaca catatan singkat yang tertera di tengah halaman buku itu. Alisku mengernyit membacanya.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as buku catatan
Read
+Library
Legenda Permaisuri Langit

Legenda Permaisuri Langit

Lian memeriksa semua rak, di sana hanya mencatat tentang resep obat. Tatapan mata Lian tiba-tiba tertuju ke arah buku tebal yang ada di tumpukan rak atas. Lian mengambil kursi dan mengambilnya. Di sana tertulis tentang beberapa kegiatan di lembah obat. Catatan itu sudah usang, kertasnya sudah berubah warna. “Catatan ini pasti dibuat beberapa puluh tahun yang lalu,” gumam Lian pada dirinya sendiri. Lian terus memeriksanya dan di halaman paling belakang dia menemukan namanya tercatat di sana.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as buku catatan
Read
+Library
Perselingkuhan Yang Manis

Perselingkuhan Yang Manis

Kayla mengangkat tangannya tingi-tinggi ke udara, seraya meregangkan otot-otot dan jemarinya yang terasa pegal setelah menulis panjang lebar. Lelah rasanya saat ia memaksa otaknya berpikir keras. Di sana, di dalam buku catatan tadi, Kayla mencatat apapun yang diingatnya, sekedar untuk berjaga-jaga jika suatu saat ia kehilangan lebih banyak lagi memori yang dimilikinya. Kayla juga menuangkan di dalam buku itu semua informasi yang diterimanya dari Radit mengenai kebiasaan-kebiasaan yang sering mereka lakukan dulu.
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as buku catatan
Read
+Library
Bukan Mantan Biasa

Bukan Mantan Biasa

Kemudian, dia duduk di sofa dan mengeluarkan buku-buku dari kantong kain itu. Dua di antaranya adalah buku kedokteran yang berisi catatan tulisan tangan ayahnya, sedangkan yang satu lagi adalah buku catatan yang lebih tipis, seperti catatan pribadi yang ditulis ayahnya secara spontan. Brielle membuka buku catatan yang tampak agak usang itu. Kertas-kertasnya sudah sedikit menguning. Tanggal catatan di dalamnya menunjukkan waktu 11 tahun yang lalu.
9.5422.9K viewsOngoingAdded to Library 15.2K Times as buku catatan
Show Reviews (114)
Read
+Library
Pink Peony
Devina ambis banget. Udah jelas Raka dari awal sebatas transaksi jual beli darah. Harta dan ketenaran sudah dikasih sambe meluber kemana2 tapi malah makin serakah. Tau rasa sekarang Brie bisa menemukan cara untuk mengobati penyakit itu tanpa memakai darah dia. Siap2 dibuang Raka. Rasainnnnn
Adelia
izin promosi novel kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Read All Reviews
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

“Aku tak perlu itu.” “Hadeeeh, ya udahlah. Itu urusanmu,” ucap Agus yang menyerah berusaha menasehati rekan sebangkunya. “Aku memang tidak perlu buku catatan untuk menulis. Serius,” ujar Faiz. “Trus? Kamu nyatetnya dimana?” tanya Agus. Faiz menunjuk ke kepalanya. “Semuanya terekam di sini.”
105.4K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as buku catatan
Read
+Library
Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Liana juga tertegun dan bertanya dengan suara pelan, "Bukankah kamu menyuruhku membawa buku catatan?" Dia berkata sambil mengangkat buku catatan kulit hitam di tangannya dengan ekspresi polos di wajahnya. Hasan terhibur olehnya, "Maksudku laptop. Kenapa kamu cuma bawa buku catatan? Nanti akan banyak catatan yang harus dicatat. Apa kamu nggak takut tulisan tanganmu rusak?"
9.6662.2K viewsCompletedAdded to Library 22.5K Times as buku catatan
Show Reviews (167)
Read
+Library
Junn_Badranaya
"Ya, itu sudah pasti. Pantang bagi Ronald Albert untuk lari dari kenyataan," katanya penuh percaya diri. "Tapi kita belum tahu siapa orang itu, Tuan. Bagaimana kalau dia mempunyai niat yang buruk terhadap Anda?" James terlihat khawatir. Dia takut sesuatu tak diinginkan menimpa majikannya. "Apakah
Rince MR
dengan membeli koin adalah salah satu kita menghargai dan hasil karya seseorang,tetapi ngg juga untuk dijadikan bisnis seperti ini dgn cerita yg dipanjang2kan bertele2,satu halaman sj harus Nebus 14 koin padahal sbnrnya karya novel ini walaupun detil masih bs TDK semahal ini tolong jgn kemaruk
Read All Reviews
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

tanya Alana pada teman-temannya “Entahlah, sepertinya pengajar kita sedang tidak enak badan, jadi diganti hari lain” terang teman Alana “Jadi begitu, baiklah” kata Alana dengan nada lelah “Alana, aku boleh pinjam buku catatanmu?” tanya salah satu teman cewek Alana “Boleh, tapi...kemana bukuku?” Alana tampak kebingungan “Buku catatanmu hilang atau ketinggalan?” tanya teman Alana tersebut
107.3K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as buku catatan
Read
+Library
Istri Pesanan CEO

Istri Pesanan CEO

Kanya menjauhkan tangannya dari gagang pintu. “Oh iya, Bu, saya baru ingat, saya punya buku untuk catatan belanja. Saya ambil kertas itu saja. Ibu butuh berapa lembar?” “Satu atau dua, Bi, tidak perlu banyak.” “Sebentar ya, Bu, saya ambilkan dulu.” Kanya menunggu. Selang lima menit kemudian Titik muncul dengan dua lembar kertas bagian tengah yang ia cabut dari bukunya.
8.434.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as buku catatan
Read
+Library
Rahim Terakhir di Sektor 7

Rahim Terakhir di Sektor 7

Debu beterbangan saat ia menarik sebuah buku bersampul kulit yang mulai retak dimakan usia. "Ayahku nggak pernah nyimpen barang tanpa alasan." Ia membuka halaman demi halaman dengan hati-hati. Catatan pembangunan Sanktuari memenuhi hampir seluruh isi buku, lengkap dengan denah dan nama para penanggung jawab. "Tunggu." Jarinya berhenti di bagian tengah. Benang jilidnya masih utuh, tetapi belasan halaman di antaranya hilang, menyisakan bekas sobekan yang kasar di kedua sisi.
10785 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as buku catatan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status