PENGAKUAN ANAKKU
Aku hanya bergeming, hati mencelos mendengar ucapannya.
Ya Tuhan ... apa yang kamu lakukan, Mas. Aku meratap memandangi wajah Mas Mahesa.
"Dia sangat frustasi, Di. Mahesa meneguk semua obat yang diresepkan oleh Dokter specialis penyakit dalam," jelas Mamah dengan suara parau.
"Dia meminum semuanya, Di. Huhu ..." Mamah kembali menangis, hatiku teriris melihatnya.
Kupeluk tubuh Mamah yang terguncang hebat, air mataku ikut luruh mendengar ucapannya.
Bab Populer