Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodoh Di Tangan Papa

Jodoh Di Tangan Papa

Tumben-tumbennya pria itu berkelakar. Arsha tertawa lepas, begitu cantik seakan tanpa beban. “Waktu itu kamu bisa masak mie instan pake kompor.” Kama melanjutkan ucapannya. “Ya ‘kan cuma mie instan, lima menit aja masaknya ... kalau masak menu makan siang atau makan malem’kan lama apalagi dengan dua atau tiga macam menu, kalau dapur Abang kebakaran, gimana?”
1059.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Sang Anak Koruptor

Takdir Cinta Sang Anak Koruptor

"Masak aneh-aneh tuh maksudnya apa, Bu?" "Ya kayak kapan itu kamu bikin tom yum atau apa itu lah, yang nggak enak rasanya." Sena tertawa. "Tom yum aneh dari mananya, sih, Bu? Itu kebetulan aja Bapak sama Ibu nggak doyan. Orang enak gitu, kok." Ibu pun kemudian hanya menggerutu sambil mengeluarkan isi kantong plastik besar tadi yang ternyata berisi sayuran dan bahan-bahan dapur.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Paket Cinta untuk Calon Mama

Paket Cinta untuk Calon Mama

Puji Edwin jujur. Davina tertawa kikuk. "Ah, terimakasih, Pak. Tapi ini hanya mie instan kok. Yah, ada beberapa bumbu yang saya tambahkan sih." Jelas Davina. Edwin tertawa. Dan baru kali ini Davina melihat ayah muridnya itu tertawa seperti ini. "Iya, itu berarti masakanmu enak. Ternyata kamu pintar memasak juga ya." Ucap Edwin lagi.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
OM CEO, I LOVE YOU!

OM CEO, I LOVE YOU!

Di Dapur Lala menatap kompor induksi yang tombolnya lebih banyak daripada remote TV. Dia mencoba mengingat-ingat resep nasi goreng ala anak kos yang biasa dia buat. "Oke, bawang merah, bawang putih, cabe, eh, Om Alistair nggak suka pedas ya? Cowok kaku gitu biasanya seleranya hambar seperti hidupnya," gumam Lala sambil memotong bawang dengan gaya yang serampangan.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
TERJEBAK PERNIKAHAN TAK DIHARAPKAN

TERJEBAK PERNIKAHAN TAK DIHARAPKAN

Alifa kembali menunduk, menatap miris pada lusinan bumbu instan yang terlanjur berserak di dalam keranjang trolley. Jari telunjuknya mengacung lemah ke arah bungkusan berbagai macam bumbu itu. "Terus, kalau pakai ini nggak bisa ya? Aku kan nggak biasa ngulek bumbu," lirihnya dengan wajah memelas. Farrel semakin ingin menggoda Alifa. "Biasanya ngulek apa, Fa?" tanyanya sambil melirik kanan kiri, memastikan tidak ada yang mendengar pembicaraan absurdnya.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang CEO

Istri Kedua Sang CEO

“Sayur-sayuran, bumbu dapur, dan mungkin beberapa bahan segar untuk masak nanti,” jawab Shiera riang. River hanya berdiri di belakangnya, tampak bingung namun terhibur melihat antusiasme Shiera. “Kamu kelihatan sangat menikmati ini,” ujarnya.
104.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Sambil menyerahkan sebungkus kuah gulai, ia tidak bisa menahan diri untuk bercanda. “Loh, loh, ini ada apa, Ibu-ibu? Kompakan begini,” kelakarnya dengan tawa ramah. “Kalian semua tidak masak di rumah hari ini? Nanti bapak-bapaknya di rumah makan apa?”
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 786 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Suamiku, Aku Tak Sudi Mengejarmu Lagi!

Suamiku, Aku Tak Sudi Mengejarmu Lagi!

Suara tawa kecil putranya terdengar samar, menyelinap masuk ke dalam ritme kesibukan mereka di dapur. Bibi Rara sesekali bersenandung lagu lama sambil mengulek bumbu di cobek batu, aroma serai, lengkuas, dan bawang putih tercium harum, membumbui udara dengan kenangan masa kecil yang sederhana. Nafeeza meliriknya, merasa bersyukur tak terhingga memiliki sosok seperti Bibi Rara di rumah ini, penjaga kehangatan, penjaga rahasia, penjaga semangat. “Aku masih deg-degan, Bi,” lirih Nafeeza, sambil memotong kentang tipis-tipis untuk digoreng.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Daniel Si Pengembara

Daniel Si Pengembara

ucapku "eeeh kau tahu banyak ternyata" ucap Trev Aku memasang wajah sombong dan berkata "gahaha mana mungkin aku tak tahu hal umum seperti itu" "iya iya kaulah yang terbaik" ucap Trev. "baiklah!" aku mengucapkan kata kata semangat agar lebih fokus memasak. "potong kecil jamur, masukkan dalam sup lalu potong buah lepa menjadi kotak kotak dan masukkan" aku mulai meracik bahan.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Wanita Berhati Baja

Wanita Berhati Baja

“Kamu bisa masak?” “Aduh, Bu ... cuma masak sih gampang. Memasak adalah skill bertahan hidup. Tidak perlu diajari, hanya dengan melihat saja sudah bisa. Apalagi banyak buku resep. Asal kenal nama-nama bumbu dapur, mudah membuat kompor mengepul. Sayangnya, sering tak ada yang bisa dimasak di rumah. Jadi, skill saya tak berguna.”
1030.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 802 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status