Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tante, Berhentilah Mengejarku

Tante, Berhentilah Mengejarku

“Iya, Tante.” Mereka melanjutkan masak dengan tawa kecil dan senggolan-senggolan ringan. Dapur semakin berantakan: tumpahan kecap di meja, serpihan bawang di lantai, wajan yang berasap. Tapi semuanya terasa menyenangkan—seperti rumah yang benar-benar hidup.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Keturunan Terakhir Elite Global

Keturunan Terakhir Elite Global

“Bumbu macam apa itu?” Perempuan itu cekikikan. “Bawang bombai, kecap, lemon, dan lada.” “Kau masuk daftar tersangka.” “Hah? Kenapa begitu?” “Karena kau menyebutkan bahannya seperti penyihir abad ke-16. Selanjutnya!”
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Perisai Dewa Tak Tertembus

Perisai Dewa Tak Tertembus

Punya sahabat kayak Rainy ini, kadang bikin bahagia, tapi juga sering bikin frustasi. Waktu kamu sedih, dia bisa bikin kamu ketawa. Tapi waktu kamu senang, dia malah bikin kamu kesal. Waktu kamu kesal, dia bikin kamu tambah kesal, sampai akhirnya kamu malah ketawa karena nggak tahan lagi. Sementara itu, Lucas sudah kembali ke kelas dan mulai menulis resep di selembar kertas. Sebetulnya, resep bumbu seperti "Bumbu bakar Orleans", "Bumbu Madu", atau "Bumbu Lada Hitam❞ itu nggak ada yang rumit. Lucas sudah biasa bikin sendiri di rumah.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

"Hati-hati. Panas." "Ini enak." Anggukan Aya saat tersenyum ternyata terasa meledakkan kembang api di perutku. Panas dan geli. "Udah biasa masak?" "Ada bumbu instan." Tawaku meledak setelah menunjukkan bungkusan dengan keterangan bumbu sop. "Dasar bocah micin." Aya mengeleng, turut menertawakan kalimatku sambil mengangkut mangkok yang akan diisi.
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 538 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Bangkit Dari Putus Asa

Bangkit Dari Putus Asa

pinta Hicks. "Lho … kalian cukup meminta pada istri kalian masing-masing. Ini pasti tersedia di setiap dapur rumah tangga masa kini," urai Fenix. "Ini bumbu dapur yang sangat populer." "Lalu bagaimana dengan danau itu? Apa yang harus dilakukan untuk mengangkat kutukannya?" desak Hicks.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Pangeran Pengangguran Mendadak Menjadi Detektif

Pangeran Pengangguran Mendadak Menjadi Detektif

Tugas hukumannya, membuat bumbu empat musim untuk persediaan dapur selama sebulan. "Ah, ini akibat mengacaukan menu sarapan Tuan Tua Baili pagi ini," bisik Ming'er dengan nada penuh simpati palsu. "Beliau menambahkan garam ke dalam bubur manis dan gula ke dalam sup asin. Tuan Tua Baili langsung memanggil Tuan Ma untuk memberikan hukuman." Menteri Xu menahan tawa. Melihat biang onar Longcheng yang sedang menangis karena bawang sambil mengiris cabai adalah berkah langka yang patut disyukuri.
9.72.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

“Kamu lucu!” “Ih, apaan, sih, nggak jelas!” Ameera memasang wajah sinisnya. Dirinya beralih ke cobek berisi bumbu yang sudah dihaluskan. “Ya ampun ... Bude Darmi, apaan, sih, ini! Masak gue, sih, yang harus masak?” Ameera merasa menjadi orang paling susah untuk saat ini.
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Amplop Isi Lima Ribu

Amplop Isi Lima Ribu

Apalagi kalau Bu Wati yang mulai. "Loh, saya bicara fakta. Kami gak ada maslah kok. Dia memang gak pernah masak enak, bumbunya aja pakai yang instan-instan biar murah. Bikin nasi goreng aja cuma pakai garam, penyedap, sama bawang merah sedikit. Ih, kalau saya dan anak-anak mana ada yang mau," cerocos Bu Tejo lagi. Semua isi mangkok telah tandas, bahkan ia menyeruput kuah terakhir langsung dari mangkok. "Dapur dan selera kita gak usah dibandingkan sama orang lain. Maaf nih, ya, sepertinya kamu memang sulit mengubah sifat julidmu itu."
9.823.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 799 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
MERTUA IDAMAN

MERTUA IDAMAN

Pemikirannya sangatlah dewasa. Kegiatanku hari ini mempelajari bumbu-bumbu dapur. Sekarang aku sudah tahu perbedaan jahe, kencur, kunyit, dan lengkuas. Mereka memang kembar, tetapi memiliki aroma yang berbeda. Aku pun sudah paham merica dan ketumbar. Meski bentukan mereka sama persis, tetapi ukuran mereka berbeda. Aman! Semua bumbu dapur sudah memiliki nama di wadah masing-masing.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Suamiku Mantan Preman

Suamiku Mantan Preman

"Enak saja, sini bantu nanti mama buatkan." Kesempatan yang baik, aku pun berlari kearah dapur, kulihat banyak bumbu disekitar, aku tak tahu apa saja nama nama bumbu itu. "Ma ini nama nya apa?" Tanya ku dengan mengangkat secuil bumbu dapur. "Mama sedang sibuk, tanya saja pada Ratih." Jawab nya enteng. "Itu namanya kencur mas, jika yang ini nama nya jahe, dan yang ini nama nya kunyit." Ujar Ratih mengajari ku.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai bumbu dapur yang bisa ketawa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status