Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat CEO

Terjerat CEO

I know I needed you But I never showed But I wanna stay with you until we're grey and old Just say you won't let go ~ Say you wont let go - James Arthur ~ ♠ ♠ ♠ ♠ ♠ "Maafkan aku tidak bisa mengantarmu ke toko, Moglie mia." Sesal Gio setelah mendapatkan telpon dari Lucy jika ada masalah dengan kantor cabang De Luca Inc. di Roma.
9.8276.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai aku tak mengejarmu saat kau pergi
Tampilkan Ulasan (82)
Baca
+Pustaka
oviepraselia
bagus bgt, gx berteLe2 juga gx kebnyakan bab, gx bikin keseL baca nya. seLaLu bikin penasaran setiap bab nya, dan gx muter2... recomend bgt, pko'y mau nya Lw bikin cerita gini j, jangan yg smpe muter2 brteLe2 gt... semangat trus nuLis nya thor
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Tanganku gemetar tidak terkendali karena sakit hati, Clara menjerit kesakitan saat aku membalutnya. Tapi suamiku malah mengerutkan kening dan memarahiku, “Apa kamu jadi begitu tidak cekatan setelah menjalani kehidupan enak di provinsi tetangga selama enam bulan terakhir? Atau kamu sengaja melakukannya?” “Aku hanya bermain-main, untuk apa kamu berekspresi seperti ini?” Ibuku yang memiliki penyakit jantung masih sedang menungguku di rumah, aku tidak ingin berdebat.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai aku tak mengejarmu saat kau pergi
Baca
+Pustaka
Tiga Tahun Kau Pergi, Kini Aku Mengandung

Tiga Tahun Kau Pergi, Kini Aku Mengandung

Aku memeluknya perlahan penuh kehati-hatian, seolah takut menyakitinya. Pagi tadi, dia masih menendang perutku, merespons suaraku. Tapi sekarang… dia begitu sunyi, meninggalkanku untuk selamanya. Air mataku jatuh tanpa bisa dikendalikan. “Maafkan Mama… Nak… Mama gagal melindungimu…” “Nak, jangan marah sama Mama, ya… ayo bangun… buka matamu sebentar saja…”
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai aku tak mengejarmu saat kau pergi
Baca
+Pustaka
Tante, Berhentilah Mengejarku

Tante, Berhentilah Mengejarku

“Sepanjang hari di kantor, tante mikirin kamu. Mikirin… apa yang kita lakukan semalam. Mikirin… apa yang bakal kita lakukan nanti.” Kata-kata itu menggantung di udara seperti hembusan angin panas. Andre merasa wajahnya memanas. Dia menoleh ke luar jendela, berusaha menenangkan napas. Mobil melaju di jalan arteri sore yang mulai macet ringan, lampu-lampu kendaraan lain mulai menyala satu per satu.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai aku tak mengejarmu saat kau pergi
Baca
+Pustaka
Setelah Pergi, Cintamu Tak Lagi Kubutuhkan

Setelah Pergi, Cintamu Tak Lagi Kubutuhkan

Jason sadar aku sedang melamun dan sepanjang perjalanan ia berusaha lontarkan berbagai candaan untuk buat aku tersenyum. Dulu, aku pasti akan ketawa dengan dia. Namun kini, aku nggak punya tenaga lagi untuk itu. Ia boleh terus berakting, tapi aku nggak niat ikut main sandiwara dengan dia. Sesampainya di Gunung Framo, ia gandeng tanganku dan kami jalan pelan-pelan. Beberapa hari lalu turun hujan deras. Kini gunung itu terselimuti kabut dan basah oleh air hujan, cabang-cabang pohon yang kering pun tampak indah dihiasi butiran air.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai aku tak mengejarmu saat kau pergi
Baca
+Pustaka
Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ternyata Kamu Tempat Pulang

Mereka membaca puisi itu bersama: Besok, saat fajar, di kala hari merekah, Aku akan pergi. Kau tahu, kutahu kau menantiku. Aku akan lewati hutan, aku akan seberangi gunung. Aku tak bisa lagi menjauh darimu. Aku akan berjalan dengan mata terpaku pada pikiranku…
843 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai aku tak mengejarmu saat kau pergi
Baca
+Pustaka

Maaf, Sudah Berlalu

Dia menggelengkan kepala tanpa daya, berusaha membuktikan dirinya. "Nggak, nggak, sebelumnya aku yang nggak bersikap dewasa, mengira kamu akan selalu ada di belakangku. Jadi, aku menyakitimu dengan seenaknya. Aku lupa kalau kamu juga bisa bisa merasa sakit. Tapi sekarang aku sudah mengerti. Orang yang aku cintai adalah kamu. Selain kamu, aku nggak menginginkan siapa pun." Ketika dia sedang berbicara, aku melihat seseorang yang tidak asing berlari dari kejauhan.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai aku tak mengejarmu saat kau pergi
Baca
+Pustaka
Aunty Cantik untuk Daddy

Aunty Cantik untuk Daddy

Miso jisgireul baraeyo [Aku harap kamu bisa tersenyum bersamanya] Geudaega meoreojin mankeum [Seiring kamu pergi menjauh] Siyaga heuryeojineyo [Kamu perlahan memudar] Saranghaessoessgin ttaemune [Karena kita saling mencintai] Uri majimak insareul haeyo [Mari ucapkan perpisahan terakhir kita] I sigani gagi jeone [Aku berdoa sebelum waktu ini berakhir] Haengbokhaeyo geugeol bireoyo [Kamu bisa menemukan bahagia] Gieokhaeyo saranghaessdan geol [Mari jangan lupakan cinta kita] Uri [Kita] Uri [Kita]
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai aku tak mengejarmu saat kau pergi
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sakiti, Tak Ingin Kembali Lagi

Istri yang Kau Sakiti, Tak Ingin Kembali Lagi

Di tengah perjalanan, Noah melirik Akira dan berkata, "Terima kasih, Bu Akira. Saya rasa saya lebih dari sekadar beruntung bisa bertemu dengan Anda, Bu Akira." Akira tersenyum, meskipun tidak tahu maksud tersembunyi di balik kata-kata itu, "Saya hanya ingin memastikan Anda tetap profesional dalam bekerja tanpa melihat bayangan masa lalu yang membuat hati Anda terluka lagi," terang Akira dengan pandangan lurus menatap jendela, melihat jalanan yang hari itu lumayan lenggang.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai aku tak mengejarmu saat kau pergi
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

Tangan kirinya menggenggam boarding pass yang mulai lembab karena keringat. “Lupain. Lo cuma perlu lupain,” gumamnya, nyaris tak terdengar oleh siapa pun. Tapi tentu saja, melupakan bukan perkara sesederhana menaruh nama seseorang ke dalam kotak dan menguncinya rapat-rapat.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai aku tak mengejarmu saat kau pergi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kutipan 'aku tak mengejarmu saat kau pergi' membawa makna yang dalam dan emosional, seperti sebuah pengakuan bahwa terkadang kita harus melepaskan orang-orang yang kita cintai meskipun itu menyakitkan. Dalam novel, perasaan kehilangan dan penerimaan seringkali menjadi tema sentral, dan kalimat tersebut mencerminkan rasa kesadaran akan pilihan yang telah dibuat. Itu seperti sebuah pernyataan bahwa meskipun ada rasa sakit, hidup harus terus berjalan. Perasaan yang ditinggalkan kadang bisa sangat meresahkan, tapi dalam keheningan dan penerimaan, ada kekuatan untuk bangkit. Lalu, penerimaan itu bukan berarti menyerah; sebaliknya, itu adalah pengakuan akan kenyataan dan melangkah maju dengan penuh harapan.

Menggali lebih dalam, kita bisa melihat bahwa ini tidak hanya sekadar tentang hubungan romantis. Dalam ikatan persahabatan atau keluarga, ada kalanya kita harus memahami bahwa tidak semua orang ditakdirkan untuk tetap berada dalam hidup kita. Novel seringkali menampilkan karakter yang menyadari bahwa mengejar seseorang hanya akan memperburuk keadaan jika itu berujung pada ketidakbahagiaan. Jadi, kalimat ini bisa menjadi lambang dari kematangan emosional: kita belajar untuk merelakan demi kebaikan bersama. Sebuah perjalanan emosional memang kadang harus dilalui secara mandiri, dan di sinilah kekuatan individu berperan penting.

Secara keseluruhan, pernyataan ini berbicara banyak tentang emosi manusia. Ada saat-saat dalam hidup ketika kita harus melepaskan, dan dengan melepaskan, kita memberi ruang untuk hal-hal baru. Bukankah itu yang inti dari perjalanan karakter dalam setiap cerita? Menemukan diri mereka sendiri di antara kerumunan rasa dan kenangan. Melihat sekeliling, kita bisa belajar bahwa meskipun ada kehilangan, ada juga harapan untuk kebangkitan. Itu adalah siklus yang indah dan menyakitkan, tetapi sangat manusiawi.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status