Bisu Karena Cinta
"Ya, kau. Dunia ini tidak selalu mudah, tapi aku percaya kau bisa. Jangan lupa, di pasar, orang-orang tidak hanya menjual barang; mereka juga menjual kata-kata. Dengarkan baik-baik dan gunakan gerak tubuhmu untuk berkomunikasi."
Selene mengambil daftar belanjaan dan beberapa koin dari Bibi Elina. Dengan langkah ragu, ia menuju pasar.
Di pasar, suasana hiruk-pikuk langsung menyambutnya. Suara tawar-menawar memenuhi udara. Selene merasa sedikit pusing oleh kebisingan itu, tetapi ia tetap melangkah.
Pertama, ia mendatangi kios tepung. Penjualnya, seorang pria tua dengan senyum hangat, memandang Selene penuh rasa ingin tahu. Selene mengeluarkan daftar belanjaannya dan menunjuk kata tepung.
Hot Chapters