Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Yuga terduduk lemas di atas lantai sembari kedua tangannya mencengkeram rambutnya sendiri dengan kuat, melontarkan raungan kepedihan yang teramat parah. Dia sudah salah dengan teramat parah, salah hingga tidak bisa dimaafkan lagi! Dia membeli seikat bunga krisan putih, lalu berdasarkan alamat yang pernah diucapkan oleh teman sekelasnya dulu, dia berhasil menemukan area pemakaman Shania. Di atas batu nisan tidak tertera foto apa pun, tampak sangat sederhana hingga membuat hati teramat perih. Yuga berlutut di depan batu nisan, meletakkan seikat krisan putih di bagian depan nisan, lalu menyandarkan dahinya pada permukaan batu nisan yang dingin.
9.4K viewsCompletedAdded to Library 320 Times as bunga di pot
Read
+Library
Nona Hart, Tuan Earl Tak Mau Kau Pergi

Nona Hart, Tuan Earl Tak Mau Kau Pergi

Suara Violet sudah terdengar lagi, menunjuk pot yang dibawa oleh tukang kebun. “Lady Violet, kalau semua di sini, kita tidak punya tempat untuk bunga lainnya,” kata tukang kebun sambil memegang pot di tangannya. Rak bunga di hadapannya sudah penuh dengan pot-pot kecil hasil penataan Violet yang berubah-ubah. Violet mengetuk-ngetuk jari ke pelipisnya tanda ia sedang berpikir keras. “Kalau begitu yang ini di sana!” katanya sambil menunjuk rak di dekat pintu masuk.
10562 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as bunga di pot
Read
+Library
Wanita Simpanan

Wanita Simpanan

Tiba-tiba pandangannya tertumbuk sebuah buket bunga di meja Gao yiyang dan sebuah pot berisi tanaman anggrek bulan di sudut jendela. "Yang Gege sejak kapan kau menyukai bunga?" Gao ling mengerutkan keningnya menatap bunga dan tanaman hidup di ruangan sepupunya itu. "Hanya untuk memperindah ruangan." Jelas Gao Yiyang dengan singkat. "Kalau hanya bunga potong aku mengerti. Namun bunga hidup? Apa kau memiliki cukup banyak waktu untuk merawatnya, Gege?" Ada nada heran sekaligus menggoda dalam nada bicara Gao Ling.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 63 Times as bunga di pot
Read
+Library
Rahasia Ayah Anakku

Rahasia Ayah Anakku

ucap Kania memperhatikan spanduk yang sedang dipasang oleh dua orang. “Oh jangan di sini, sudah terlalu banyak bunganya. Di bagian sana masih kosong, tolong isi setiap tiang dan sudut dengan pot bunga yang sama.” Kania memerintahkan pegawai yang sedang membawa pot-pot bunga yang berukuran besar dengan pohon palem di dalamnya. Saat Kania berdiri mengawasi ada juga orang orang yang bertanggung jawab akan konsumsi sedang mempersiapkan semua peralatannya.
9.822.3K viewsCompletedAdded to Library 534 Times as bunga di pot
Read
+Library
Jerat Cinta Masa Lalu

Jerat Cinta Masa Lalu

Ia berniat memesan bunga untuk besok. Laura memarkir sepeda motornya di depan toko minimalis berpintu kaca. Terdapat bunga di mana-mana. Mulai dari yang besar hingga yang kecil. Selain itu, toko ini juga menjual pot-pot bunga dari tanah liat dengan berbagai ukuran. Dan tentu saja, ada beberapa vas dengan beragam bentuk. Maka, toko yang kecil terlihat penuh sesak dengan berbagai pernak pernik untuk bunga.
5.4K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as bunga di pot
Read
+Library
Bunga Takdir

Bunga Takdir

Kilatan cahaya berwarna putih muncul begitu masuk dalam hitungan ketiga, kemudian fotografer meminta gaya bebas. Dalam kasus berfoto, Yara tidak pandai berpose. Pose dengan jari membentuk huruf v selalu menjadi andalan ketika dihadapkan dengan sebuah kamera, bahkan sering kali menutup wajah dengan salah satu tangannya. Yara adalah orang yang anti dengan kamera.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as bunga di pot
Read
+Library
Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Jadilah aku memilih duduk tenang sambil memperhatikan keadaan sekitar. Lima belas menit setelahnya Syailendra masuk lagi ke dalam mobil, satu tangannya membawa bunga... Angelica kalau tidak salah itu namanya. Lalu salah satu tangannya lagi menenteng plastik putih. Dia memberikan bunga itu padaku dan berkata, “Ayok foto, terus upload deh.” Aku memicingkan mata menatapnya, lalu memperhatikan bunga yang Syailendra berikan.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as bunga di pot
Read
+Library
Dragon King's Lover (INDONESIA)

Dragon King's Lover (INDONESIA)

Merida menatap Antonio lalu mengusap pelan pipi suaminya itu. ~~~ Calista menatap pot bunga kecil yang berada di atas meja kasirnya, pot bunga yang sengaja Sela taruh di sini untuk membuat pemandangan terkesan segar. Sebenarnya tidak hanya di meja kasir, do depan toko inipun juga ada tumbuhan yang ditanam di dalam pot yang lebih besar. "Sudah layu?" Calista mengulurkan tangannya, ia menyentuh salah satu daun bunga yang telah layu itu. "Sudah tidak cantik lagi," gumam Calista.
1028.2K viewsCompletedAdded to Library 985 Times as bunga di pot
Show Reviews (34)
Read
+Library
Hansaehi
"Jangan menutupi tanda ini, aku tidak suka. Ini adalah tanda bahwa kau milikku." Uuuu Lucas ... kok jadi aku yang blushing 😍😍😍😄😄😄 Penulisannya rapi bangettttt aku sukaa aku sukaaaaa😍😍😍😍
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

“Sayang, kamu mau pot bunga yang warna apa? Pink atau biru? Om Kais berteriak dari ujung taman sambil mengangkat kedua pot yang baru datang. “Yang pink aja, Bunny. Biar kelihatan lucu tamannya.” Ceritanya tuh aku ingin membuat taman bunga. Aku sendiri yang berniat menata ulang. Tapi Om Kais gak kasih ijin. Jadilah suamiku yang turun tangan sendiri, dibantu tukang kebun saat mengangkat pot besar dan tanaman bonsai yang baru dikirim oleh toko bunga. “Pak Kais, pot mawar merahnya di taruh di sini?” tanya salah satu tukang kebun.
1017.7K viewsCompletedAdded to Library 495 Times as bunga di pot
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

“Oh iya, ada 3 pot bunga!” “Bunga apa? Bisakah kamu memperlihatkannya padaku?” Anton membawa Iwan dan Kahar ke tempat 3 pot bunga itu ditaruh. Ketiga pot bunga itu berisi bunga merah yang identik. Mereka sudah menumbuhkan kuncup dan sepertinya akan segera mekar. Iwan menutupi hidup dan mulutnya, lalu melangkah maju untuk memeriksanya. Ketika Iwan sedang memeriksa bunga itu, Kahar sekalian menanyakan asal-usul ketiga pot bunga itu.
9.3257.7K viewsCompletedAdded to Library 8.5K Times as bunga di pot
Show Reviews (46)
Read
+Library
Iba Asradaya
maaf aku tinggal ya, ceritanya muter gak kelar², iklan puanjaang q bab harus nonton 3 iklan dgn durasi yg udah gaj masuk akal. ternyata sm dgn novel² yg lain ditinggal ditengah² bisan dan cari novel yg lain ...
Sinta Clara
makin lama iklannya makin panjang durasinya.kalau ceritanya ngga bener bener bagus jd males bacanya .novel ini termasuk salah satu yg gw pertahanin buat terus dibaca.makanya pertahanin thor alur ceritanya.jangan kebanyakan muter kayak novel yg lain
Read All Reviews
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status