Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

titaku kemudian agak menepi. "Ini bunga buat kamu. Semoga suka." Buket itu ia serahkan padaku. Tentu aku menyukainya, kusesapi aroma wangi khas bunga bernama Latin rosa mister lincoln yang membuat rileks ini. "Bu Marni sudah bangun?" tanya Panji di sela ayunan langkah kami saat memasuki rumahku. "Sudah, tapi suhu tubuh Ibu makin naik. Padahal semalam enggak. Baru pagi ini aku tahu kalau badan Ibu panas," terangku. Panji hanya manggut-manggut.
9.552.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bunga taman tahan panas
Baca
+Pustaka
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

“Apaan?” “Bunga Tai Kotok. Masa enggak tahu sih? Itu loh, bunga yang warna kuning. Kata orang sih baunya kaya tai kotok, makanya dinamai bunga Tai Kotok. Kalau enggak, lo kasih bunga putri malu, tapi yang warnanya pink, yang tangkainya kecil terus ada durinya, kalau lo cabut kan entar durinya nempel tuh di tangan lo, jadi dia tahu kalau lo emang benar-benar berjuang. Atau bunga Widelia, warnanya juga kuning, tangkainya pendek, biasa dijadikan penutup tanah. Kalau lo enggak mau juga, ya udah lo kasih deh bunga bangkai. Ukurannya kan besar, jadi cukup lo kasih satu aja, jadi enggak perlu dirangkai, pasti enak tuh digenggamnya, apalagi ada aromanya kan dan itu bunga langka. Tapi lo harus nyari
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai bunga taman tahan panas
Baca
+Pustaka
Teman Tapi Panas

Teman Tapi Panas

Ana berbalik menghadap Andi dan hendak melepaskan rokok di bibrinya tapi Andi justru mendekatkan kepalanya. Andi mengikuti instingnya, ia menundukkan kepala memposisikan rokok di mulutnya pada ujung rokok di bibir Ana. Begitu dekat hingga Andi bisa mencium wangi bunga bercampur alkohol yang menguar dari rambut dan napas Ana. Andi penasaran jika ia menghidu bagian lain dari tubuh Ana akankah wanginya juga seperti bunga? Ana berhasil menyalakan rokoknya, ia memalingkan kepala menghadap ke depan lalu menghisap rokoknya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai bunga taman tahan panas
Baca
+Pustaka
Cinta Panas Sang Penyamar

Cinta Panas Sang Penyamar

“Aku kerjanya malam, kalau pagi ngapel kamu.” Sisi bergidik mendengarnya, tapi ingat jika dia dalam misi dekat dengan Digo demi keluarganya, dia pun tak bisa semena mena mengusirnya. Sisi mendengus pelan, lalu mengambil buket bunga itu dan meletakkannya di meja tanpa menatap Digo. "Aku bukan cewek yang bisa kamu rayu dengan bunga, Go." Digo tertawa kecil. "Tapi kamu tetap nerima, kan?"
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai bunga taman tahan panas
Baca
+Pustaka
Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir

Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir

tanya Aqeela pada dirinya sendiri. “Sayang. Kita jalan-jalan di taman agar kamu bisa menghirup udara seger.” Bramasta mendorong kursi roda Aqeela menuju taman. Dia berhenti di bawah pohon bugenvil yang rindang dan dipenuhi dengan bunga mewah terang. “Cantik.” Aqeela mendongak. Dia melihat bugenfil yang hampir tidak memiliki daun lagi karena banyaknya bunga.
1082.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai bunga taman tahan panas
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
puji susilowati
seru sekali novelnya. gadis yang kuat juga berani bertemu dengan pria yang kuat dan berani juga. pasangan yang serasi dan saling melengkapi walaupun beda usia terpaut jauh banget. ceritanya fak menye menye . setiap babnya selalu menarik dan gak ngebosenin. semoga authornya selalu sehat.
Baca Semua Ulasan
Pacarku Direbut, Juragan Teh Menjemput

Pacarku Direbut, Juragan Teh Menjemput

Kolam renang tenang yang berada di depan gazebo, menjadi pemandangan yang sama yang dilihat dari belakang rumah. Taman belakang dengan bunga matahari yang berderet, tinggi, dan mekar di sepanjang garis tembok. Mama sengaja meminta Bang Jaka untuk menanamnya. Berulang kali, tiap kali bunga sudah layu, bunga baru ditanam. Bunga favorit Aya. Berselang-seling dengan mawar merah favorit Mei.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai bunga taman tahan panas
Baca
+Pustaka
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Di sebelah rumah mereka di jadikan taman kecil yang banyak di tumbuhi bunga-bunga yang indah. Mata Bima melihat bunga-bunga itu mengeluarkan aura berwarna-warni. Saat tangan Bima menyentuh aura itu, aura tersebut langsung mengitari jari Bima. "Rasanya hangat, bukankah ini aura sejati? Iblis Es, menurut mu, Ratu Azalea apakah bisa di sembuhkan jika berada di tempat ini? Bunga-bunga ini sangat unik dan ajaib," kata Bima.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai bunga taman tahan panas
Baca
+Pustaka
Psychofagos: Pemakan Jiwa

Psychofagos: Pemakan Jiwa

Tangan halusnya mengeluarkan sesuatu dari dalam kantung, itu adalah sebuah bunga mawar. “Itu bunga yang digunakan untuk menyerap sisa-sisa Chofa ala keluarga Avalon, kan?” tanya Lava untuk meyakinkan dirinya. Vee mengangguk, “Bunga ini bukanlah mawar biasa. Bunga ini didapat dari sebuah taman yang hanya keluarga kami yang tahu tempatnya. Taman tersebut memiliki aura hitam yang kuat, bunga-bunga ini pun mendapatkan kekuatan tersebut. Jadi… di dalam bunga mawar merah ini juga terdapat sebagian kekuatan dari keluarga kami.” Kemudian Vee memberikan bunga tersebut kepada Lava lalgu segera ditaruh ke lingkaran kecil terakhir di sisi lingkaran besar.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai bunga taman tahan panas
Baca
+Pustaka
Menantu Bintang Lima

Menantu Bintang Lima

Mereka meninggalkan aku begitu saja dan tidak tahu bagaimana awalnya, apa yang terjadi, Tiba-tiba hotel tempat kami bermalam berubah menjadi taman bunga. Itu adalah taman bunga terbesar dari yang pernah aku kunjungi selama ini tetapi sayang aku tak bisa masuk. Pintu pagarnya dikunci. Jadi, aku hanya bisa melihat dari luar pagar saja. Benar-benar taman bunga yang sangat indah. Semerbak mewangi oleh mekaran bunga-bunga. Mawar beraneka warna, melati, cempaka, kenanga, menur, anggrek dan masih banyak lagi yang lainnya. Aku lebih dari terpesona hingga akhirnya duduk selonjor di depan pintu pagar, berharap ada seseorang datang dan mengajakku masuk.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai bunga taman tahan panas
Baca
+Pustaka
Cinta Para Cassanova

Cinta Para Cassanova

Tangan Anastasya-lah yang Arka pikir bisa ia gapai untuk kembali ke permukaan. Arka menggenggam tangan Tasya, “Di taman ini mana tempat duduk dengan pemandangan bunga yang paling indah?” “Ikutlah denganku!” Anastasya membawa Arka menuju kebun bunga Hortensia yang berwara-warni tak jauh dari taman utama. Mereka duduk di bangku besi dan menatap ke arah kebun mini dengan luas hanya separuh lapangan futsal. Bunga yang mereka lihat sekarang mekar paling cantik di banding tanaman lainnya. Ada jalan kecil yang berada di tengah bunga Hortensia itu.
9.824.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 668 kali sebagai bunga taman tahan panas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status