KUTUKAN LELUHUR
Saking kerasnya suara yang aku keluarkan, bahkan sampai membuat burung-burung yang akan tidur di dalam sarangnya mendadak bangun dan terbang menjauh.
Dengan cepat aku melangkahkan kakiku lagi, meskipun rasa sakit yang perih karena terus-menerus berlari dan bekas duri yang melukai tubuhku terasa sangat menyakitkan. Tapi dalam pikiranku saat itu, aku harus segera menjauh dari makhluk yang dengan sangat jelas menampakan dirinya kepadaku.
“Bade kamana, kan urang ameng, ulah kabur! (Mau ke mana, kan mau main, jangan kabur! )”
Hot Chapters