Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Misteriusku

Suami Misteriusku

ucapnya. “Ada burung!” tunjuk Elia. “Burung?” tanya Dean, Elia mengangguk. “Elia suka burung?” “Iya! Burung itu cantik, bisa terbang tinggi, aku mau seperti burung bisa terbang!” jawab Elia. Celotehan Elia menghiasi perjalanan kecil kami. Bahkan tak jarang warga yang kami lewati menyapanya, mencium pipinya, bahkan menatapnya gemas.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai burung yang cantik
Baca
+Pustaka
Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa

Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa

Mahluk kecil itu terbang rendah seolah memberi petunjuk bagi Dirga sampai ke sebuah ruangan menyerupai goa. Sssssh! Dalam satu kedipan mata, burung itu lenyap berganti asap yang membentuk sosok tubuh perempuan cantik yang semakin memadat. "Ikuti aku, Tuan," ucap perempuan misterius dengan suara lemah lembut. "Ka--kamu benar-benar burung ajaib rupanya, mungkin itu alasan Den Mas Karyo mencarimu!" kata Dirga.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai burung yang cantik
Baca
+Pustaka
SUAMI DARI ALAM LAIN

SUAMI DARI ALAM LAIN

Mataku berbinar melihat pemandangan yang kini terhampar, memanjakan mataku. Danau terbentang luas dengan background pepohonan hijau berjajar, air jernih beriak di bawah langit biru, memantulkan biasan pelangi yang amat indah. Bunga-bunga beraneka warna tumbuh sembarang memenuhi padang rumput yang amat luas. Kupu-kupu berterbangan menari menciptakan pemandangan bak surga. Nyaman dan tenang. "Apa kamu sudah merasa enakan, Sayang?" Kurasakan sentuhan bibir Bima di sekitar leherku, menimbulkan getaran di dalam dadaku.
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 641 kali sebagai burung yang cantik
Baca
+Pustaka
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

Burung-burung itu tampak tidak terganggu, bahkan salah satunya melakukan tarian kawin kecil, mengangkat satu kaki lalu kaki lainnya, memamerkan warna birunya. Amelia memegang lengan William erat. “Aduh ini lucu banget sampai aku pengin teriak.” “Teriak aja. Pulau ini nggak keberatan kok.” Amelia tertawa sambil menekan mulutnya. “Nanti burungnya kaget.” Mereka pun melanjutkan perjalanan melihat fragata dengan kantung merah besar di dadanya, beberapa kadal, dan hamparan perbukitan kering yang kontras dengan birunya laut.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai burung yang cantik
Baca
+Pustaka
Milyader, Mari Bercerai

Milyader, Mari Bercerai

Sesekali gemerisik dedaunan yang lembut dan kepakan sayap burung yang lembut mengganggu keheningan yang tenang itu. Warna-warna cerah dari berbagai bunga memenuhi seluruh area, kelopaknya bergoyang anggun tertiup angin. Kupu-kupu yang juga berwarna-warni dengan berbagai bentuk dan ukuran beterbangan di taman, menambah nuansa lembut dan keindahan surgawi ke tempat itu. Aku mengagumi bunga-bunga dan kupu-kupu itu. Aku mendesah pelan, andai saja hidupku bisa semudah keindahan mereka.
9193.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai burung yang cantik
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Bukan Wanita Impian Suamiku

Bukan Wanita Impian Suamiku

It features two beautiful panthers surrounded by plants and other small animals. ~~ Tak sabar, tangan ini membentang skraf berbahan sutra. Gambar yang menampilkan dua macan kumbang cantik yang dikelilingi oleh tumbuhan dan hewan kecil. Cantik! Senyuman terbit tanpa perintah. Aku memang bukan pecinta barang-barang branded. Yang tidak bisa tidur kalau tidak memiliki keluaran koleksi terbaru. Namun, yang terbentang di hadapanku memunculkan rasa bahagia.
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai burung yang cantik
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

tutur Brawijaya memandang hamparan bunga beraneka ragam yang di tanam di sepanjang aliran sungai kecil. "Anda sudah menugaskan orang-orang yang ahli di tempat ini, Yang Mulia." Brawijaya mengangguk setuju. "Bagaimana pendapatmu dengan tempat ini?" "Sangat indah dan nyaman." Zahra berkata jujur. Ia tidak mungkin menampik keindahan yang tersaji yang sudah dipersembahkan Brawijaya untuknya. "Namun, secantik apapun sangkar itu, burung tetap burung yang memiliki sayap untuk terbang bebas di angkasa."
104.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai burung yang cantik
Baca
+Pustaka
DEWA PERANG AZURA

DEWA PERANG AZURA

Gumam Darco "Uhukk..." Terdengar suara batuk yang sangat merdu dan keluar lah seorang wanita cantik dari dalam mobil, kecantikan nya tidak bisa tergambarkan dengan seribu kata sekali pun, Darco tercengang melihat kecantikan wanita itu. "Apa aku masih hidup atau sudah mati yah? bisa melihat bidadari secantik ini" Darco berkata pelan dengan mata terbuka lebar dan mulut yang terbuka dengan pikiran yang sudah pergi traveling entah kemana.
1019.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 655 kali sebagai burung yang cantik
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Matanya memperhatikan Kucul Rinci yang lebih mirip penghuni gua dengan pandangan mencibir. “Burung cantik, kemarilah….” Dengan konyolnya Kucul Rinci mencoba memeluk burung bercahaya itu tapi tindakan ini hanya membuatnya terjerambab jatuh ke permukaan tanah keras di depannya.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai burung yang cantik
Baca
+Pustaka
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Qing'er duduk bersila di punggungnya, menikmati pemandangan dari udara. Saat senja tiba, semburat mega merah mewarnai cakrawala. Di hutan bawah, sekelompok petualang elit yang sedang berburu siluman mendongak keheranan. Mereka terpukau menatap puncak sebuah tebing kuno. Seekor burung Dapeng bersayap emas berdiri gagah menatap matahari terbenam. Di punggungnya, duduk seorang bidadari cantik tanpa cadar, membiarkan wajah sempurnanya diterpa angin lembah. Kombinasi iblis hegemonik dan peri yang mempesona itu menciptakan lukisan visual yang mengguncang jiwa. "Itu... apa itu?" gumam seorang petualang dengan suara bergetar. Teman-temannya ikut mendongak, napas mereka seolah tercekat oleh kekaguman
9.558.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai burung yang cantik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status