Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Sandiwara Bos Besar

Terjebak Sandiwara Bos Besar

Mobil putih tersebut berhenti di salah satu kafe dengan nuansa kayu dan tanaman hias pada sekelilingnya. Kafe tersebut terdiri dari dua lantai dengan kaca besar pada sisi belakang yang menampilkan hamparan kebun teh yang hijau. Usai memesan minuman hangat dan camilan ringan, Lita menuju lantai atas lalu duduk di kursi yang menghadap ke arah kebun teh. ‘Ini dia liburan sesungguhnya, tanpa akting, tanpa pura-pura….’
103.9K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as cafe moonlight bali
Read
+Library
Menyingkirkan Pelakor Tak Tahu Diri

Menyingkirkan Pelakor Tak Tahu Diri

Mitha hanya sedang memancingnya dan dia tidak boleh gegabah jika tak ingin rahasia yang dipendamnya terkuak. Terdengar bunyi lonceng ketika Kevin mendorong pintu kaca berwarna bening itu. Aroma khas kopi berkualitas tinggi menyambut penciumannya. Cafe itu tidak terlalu besar, hanya tersedia beberapa kursi dari kayu jati saling berhadapan yang dibatasi meja kayu berbentuk bulat. Sepertinya bagian dalam dibuat senyaman mungkin bagi orang-orang yang membutuhkan ketenangan. Berbanding terbalik di bagian luar. Beberapa buah payung bercorak cerah dipasang berjajar dengan jarak tertentu. Di bawahnya di letakkan beberapa kursi tanpa sandaran yang serupa dengan meja, hanya saja meja lebih tinggi dari
108.1K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as cafe moonlight bali
Read
+Library
Bayang Pedang Cahaya Bulan

Bayang Pedang Cahaya Bulan

Suasana yang tidak ramah, tetapi juga tidak secara aktif bermusuhan, lebih seperti sebuah komunitas tenang yang tiba-tiba dihadapkan pada sesuatu yang tidak termasuk dalam jadwal harian mereka. Buronan. Darah. Pasukan kekaisaran di luar gerbang. Bukan jenis tamu yang biasa datang ke Sekte Bulan Sabit. Yue Chen menatap dinding batu celah di hadapannya, menatap ukiran-ukiran kecil yang hampir tidak terlihat tanpa cahaya obor, bulan sabit yang berulang dalam berbagai ukuran, memenuhi seluruh permukaannya dengan gambaran bulan dalam berbagai fase, seolah cahaya tidak pernah benar-benar utuh, hanya berganti bentuk dari waktu ke waktu.
10383 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as cafe moonlight bali
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Anehnya, ingatan itu membuatnya sedikit berkaca-kaca. Tari dan Indri memasuki kafe, disambut aroma manis roti panggang dan wangi kopi yang menguar hangat. Mereka memilih tempat di area non-smoking, meja kecil dekat jendela yang memandang ke jalan seberang. Cahaya hangat lampu kafe menambah rasa nyaman. Seorang barista mendekat, menanyakan pesanan mereka. “Aku pesan sepotong croissant almond dan kopi latte panas, ya,” kata Tari sambil tersenyum tipis, tangannya tetap sesekali menyibak rambut yang jatuh di pipi.
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 407 Times as cafe moonlight bali
Read
+Library
Pengasuh Kesayangan Bujang Arogan

Pengasuh Kesayangan Bujang Arogan

Aku dan dia masih berdiri di halaman cafe yang sudah selesai dibangun itu. Cafe dua lantai letter L, di bagian tengah ada taman bunga dengan kursi dan meja panjang di sekelilingnya. Suasana terlihat romantis saat makan di tempat itu. Lampu-lampu kecil sedikit temaram melengkung di antara kanan dan kiri meja. Cantik dan menarik untuk berfoto ria. "Kok punyaku, Mas?" Aku masih tak percaya dengan ucapan Mas Rama.
1030.4K viewsOngoingAdded to Library 698 Times as cafe moonlight bali
Read
+Library
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

“Apa?” Luna menarik napas. “Aku dapat tawaran beasiswa magister seni. Setahun di Bali. Program internasional.” Adrian terdiam. Suara riuh pengunjung kafe seperti hilang. “Bali?” ulangnya pelan. “Iya. Aku belum memutuskan. Tapi ini kesempatan besar, Adrian. Aku nggak mau langsung nolak cuma karena takut… atau karena kita.”
101.5K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as cafe moonlight bali
Read
+Library
Nyonya Ketiga Keluarga Moonstone

Nyonya Ketiga Keluarga Moonstone

Tidak ada keluarga. Mobil melaju keluar kota. Tujuannya adalah sebuah vila lama milik Moonstone—tersembunyi di perbukitan, tenang, terlalu tenang. Bangunannya indah, tapi sunyinya menekan, seperti tempat yang sengaja diciptakan untuk membuat seseorang diam. “Mulai sekarang, Nyonya Rensca akan beristirahat di sini,” kata kepala pengawal. “Demi keselamatan Anda dan janin.”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as cafe moonlight bali
Read
+Library
Berondong Perkasa

Berondong Perkasa

Akhirnya cafe yang prioritasnya menjual kue-kue tradisional Indonesia itu dibuka hari ini. Danny menemani segala persiapan dari sejak matahari belum terbit di dalam cafe bergaya modern minimalis itu. Area tempat duduknya terbagi menjadi beberapa spot; di sisi luar depan cafe yang berkanopi, area lantai satu bagian dalam, dan balkon mezzanine di lantai dua yang bergaya semi terbuka menghadap langsung ke pemandangan Menara Eiffel. "Aroma kue-kue ini bikin ngiler deh. Aku yakin para pengunjung penasaran untuk mencoba mencicipi satu per satu, Lia!" ujar Danny memberi semangat kepada istrinya.
1029.7K viewsCompletedAdded to Library 741 Times as cafe moonlight bali
Show Reviews (31)
Read
+Library
agneslovely2014
Hai Kakak kakak Pembaca Tersayang, buku ini telah tamat di bab 139. Sekuel lanjutan kisah Fresia dan Michael akan terbit tahun depan berjudul Dimanja Suami Crazy Rich. Kalau kalian follow akun GN penulis atau IG pasti akan dapat notif rilis bukunya. Thank you kebersamaan kalian sampai tamat. Love U!
sahidahsari249
cerita yg sangat menarik juga candu nih buat di baca ,, selalu bikin penasaran sama cerita nya,, banyak pelajaran yg bisa kita ambil dalam cerita.untuk tak terlalu menganggap setiap apa yg di lakukan itu benar,jgn terlalu merasa diri baik dan jgn sombong.. setiap apa yg kita lakukan akan ada balasan
Read All Reviews
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Yazid pun segera menanda tangani semua berkas-berkas itu. Melati datang membawa nampan dengan secangkir teh hangat di atasnya. Ilham, Rahmat dan lainnya sedang asik bercengkrama. Mereka tidak terlihat seperti orang yang baru kenal. Tidak ada rasa canggung satu sama lain. Memang Ilham adalah orang yang sangat super dan memiliki kemampuan bergaul yang luar biasa. Penampilannya yang rapi, wajahnya yang tampan serta kata-katanya yang sopan membuatnya di suakai oleh siapa pun. bahkan oleh orang- orang yang baru mengenalnya sekalipun.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as cafe moonlight bali
Read
+Library
Cintai Rembulan

Cintai Rembulan

Mungkin, malam ini Feray akan menjadi gadis yang tak lagi mampu menjaga kehormatan dalam dirinya yang berharga. “Kurang ajar! Yaa Tuhan, cabut nyawaku sekarang. Aku rela,” batin Feray. Feray yang memiliki arti cahaya rembulan bahkan malam ini tak sanggup lagi untuk sukarela berbagi cahayanya. Begitu pula dengan Jevan yang selalu mengagumi rembulan. Dirinya kecewa karena cahaya rembulan di langit sana tak mampu untuk sekadar menghiburnya hingga membuatnya memilih cahaya rembulan lain yang menghuni bumi. Ialah Feray.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as cafe moonlight bali
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status