Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Better Without You

Better Without You

Pantas saja Bali memang selalu menjadi tempat incaran setiap orang untuk berlibur. Setelah selesai menikmati fasilitas villa, kami pun mengunjungi salah satu café yang jaraknya lumayan dekat dari villa. Café ini terkenal dengan fasilitas indoor dan outdoor-nya yang sangat Anstagrammable seperti kata anak zaman sekarang. Temboknya dihiasi dengan warna pink serta beberapa nuansa dedaunan lalu di padu padankan dengan sofa yang berwarna biru tua menjadikan tempat ini menjadi incaran setiap orang untuk duduk di indoor termasuk aku dan teman-temanku. Ya, kami memilih untuk duduk di indoor demi mengejar sebuah foto di spot tembok yang berwarna pink itu. Sebelum memutuskan untuk mengambil beberapa f
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
My Cute Spy

My Cute Spy

"Serius. Kalaupun rumah kita nyebrang laut tetep gue bilang deket. Nanti gue sewa banana boat buat ke rumah lo" "Hahahahah... Mulai ngaco deh omongannya". Beberapa menit berlalu, mereka berdua sampai di caffe yang terbilang instagramable banget. Caffe dengan suasana outdoor dihiasi lampu lampu. Ditambah memang sekarang sudah malam menambah suasana caffe terlihat sangat cantik. Banyak anak muda yang nongkrong. Mulai dari yang benar benar makan sampai yang hanya numpang wifi gratis dengan dalih memesan minuman.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

Bab 1 Malam itu, bulan purnama menggantung di langit, terlalu besar dan terlalu terang. Cahayanya memantul pada jendela-jendela rumah keluarga Wiratmaja, menembus tirai, seakan mencari sesuatu. Angin dingin membawa aroma anyir yang menyengat, bercampur dengan bau kayu tua dari rumah yang sudah berdiri selama tiga generasi.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
NIKAH? TAPI BOHONG!

NIKAH? TAPI BOHONG!

Kahfi sempat tak percaya, jika pada akhirnya, dirinya dan Sitta benar-benar berbulan madu di Bali. Malam panas yang Kahfi dan Sitta lalui tadi malam seakan membekas kuat dalam benak Kahfi, sulit dilupakan. Keamatiran Sitta dalam bercinta menjadi momen manis tersendiri bagi Kahfi, yang mau tak mau harus mengimbangi permainan. Kahfi ingin Sitta merasa nyaman dan rileks, tanpa terbebani oleh apa pun. Berjalan mendekati sisi ranjang yang Sitta tempati, Kahfi kembali berkata, "nggak usah malu lagi, aku udah liat semuanya kok tadi malam," goda Kahfi saat itu.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Istri simpanan CEO

Istri simpanan CEO

jawab Rafka. Lampu-lampu kelap-kelip menghiasai setiap sudut ruang yang ada di cafe itu. Taman outdoor disulap jadi panggung tempat band berserta vokalisnya manggung. Lagu-lagu romantis dinyanyikan. "Gak sayang? Pasti mahal, kan?" tanya Mia. Berkali-kali Mia menoleh ke sisi kanan dan kiri, Cafe ini berubah total. Pemandangan pantai di malam hari dengan KerLiP lampu mercusuar tampak jelas di depan mata Mia.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Seorang perempuan memperlihatkan kantong kertas bermerk di tangannya. "Danum?" Aditya mendekat. "Kemarilah! Kemarin kakakku baru datang dari Bali. Terus bawa ini." Danum langsung menggamit lengan Aditya sampai ke sebuah meja pelanggan. Ia mengeluarkan sepotong kue di dalam kemasan mika. Dari desain mika dan huruf merk saja, Aditya tahu itu dari kafe berkelas. "Coba, rasanya enak banget." Danum meletakkan di depan Aditya. "Aku sengaja menyisakan ini untukmu. Siapa tau kamu bisa membuat cake yang serupa."
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 549 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

Di sebuah rumah minimalis yang dibangun menggunakan gaya arsitek neo klasik, dengan dihiasi ukiran-ukiran yang cukup memanjakan mata di setiap tiang penyangga yang berdiri tegak di depan teras dan juga atap rumah yang terdesain sempurna, begitu elok dipandang mata. Tepat di depan teras rumah ini ada seorang Wanita duduk di atas sebuah bangku kayu yang dihiasi oleh ukiran bunga khas Jepara. Di depan Wanita itu ada sebuah meja yang dibalut taplak bermotif tenun Jepara yang sama serasinya dengan kursi yang diduduki. Sedangkan di atas meja itu terletak sebuah pot bunga minimalis yang diisi indah oleh bunga melati.
522 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

Jika tak pergi, mungkin aku sudah gila. Di dapur La Luna, Pak Ali sudah siap dengan bahan-bahan segar pesananku. Tema menu hari ini adalah langit. Burung dara dan burung puyuh tergeletak di meja, siap dieksekusi. Begitu pula bunga telang kering, tinggal diseduh untuk jadi blue tea latte. "Kafe hampir penuh, Pak," lapor Pak Ali sekembalinya dari mengantarkan pesanan pelanggan.
1015.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Runaway Bridesmaids

Runaway Bridesmaids

Rasanya tidak ada yang ganjil dan menarik sampai akhirnya aku menemukan foto yang terjatuh. Fotoku yang sedang tertawa, sepertinya diambil secara sembunyi di sebuah restoran. Mataku menyipit, mencoba mengenali lokasi di mana foto ini diambil. Ah, ya, ini di Bali. Kafe Pinoliya. Ini pasti diambil ketika Bram sedang menunggu klien penting. Dia memang jatuh cinta sejak pandangan pertama dari lounge bandara.
1013.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
The Twins

The Twins

“Apa minumannya tidak enak? Tapi ini kafe terkenal di dalam kota lho. Tidak hanya minumannya yang enak akan tetapi harga menunya juga terjangkau.” Mereka memang sedang berada di dalam kafe. Hari mulai sore, tapi matahari belum terbenam. Lembayung juga belum terlihat sama sekali. “Minumannya sangat enak,” jawab Bela pada Viny. Suaranya juga berbisik. “Aku berpikir ingin membawakannya pada Mas Aru. Pasti dia suka.”
105.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai cafe moonlight bali
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status