Suami Perkasa
Balasan dari Naomi singkat: “Oke”
Kafe Kelinci terletak didalam hotel kelinci, temaram tapi hangat. Aroma kopi bercampur wangi butter roti memenuhi udara. Lampu-lampu gantung berbentuk telinga kelinci bergoyang ringan terkena angin dari pendingin udara. Sukma datang lebih dulu, duduk di pojok dekat jendela. Ia memesan kopi hitam tanpa gula, lalu menunggu sambil menenangkan napas. Sisa air mata yang mengering di pipi ia hapus pelan. Raut wajahnya mulai ia bentuk ulang: datar, terkendali, sedikit sinis. Ia mengangkat cangkir, menyeruput perlahan, mencoba menciptakan ilusi kekuatan.
Bab Populer