Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tokyo Dai Roman

Tokyo Dai Roman

“Wah wah apa itu?” “ID nya ya? sini aku lihat.” Ryuuga langsung mengambil kertas itu, kemudian membacanya di bawah meja. Rupanya kertas itu berisi ID LUNE Hasumi. Di bagian bawahnya terdapat tulisan ‘Maaf kalau tidak sopan, tapi aku senang Ryuuga-senpai berkunjung ke café’ disertai gambar orang tersenyum. “Isinya apa, sih? mana coba kulihat.” teman-temannya masih belum puas menggoda.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai cafe shirokuma
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Sora Takahashi
Halo~ Sudah lama sekali tidak update. Maaf author sempat menghilang selama beberapa tahun lamanya karena kesibukan kuliah dan kerja. Banyak sekali hal yang dilalui sampai tidak sempat untuk update cerita. Di tahun 2022, author diberi kesempatan untuk tinggal selama 1 tahun di Jepang, negara impian..
FETER GAMING
emang sakit, but life must go on hasumi. mgkn km pernah mencintai sensei seperti derasnya hujan, tapi pda masanya hujan itu akan berhenti juga ga kan. terimakasih thor buat updatenya. luv bangettt. always waiting....
Baca Semua Ulasan
Suami Perkasa

Suami Perkasa

Balasan dari Naomi singkat: “Oke” Kafe Kelinci terletak didalam hotel kelinci, temaram tapi hangat. Aroma kopi bercampur wangi butter roti memenuhi udara. Lampu-lampu gantung berbentuk telinga kelinci bergoyang ringan terkena angin dari pendingin udara. Sukma datang lebih dulu, duduk di pojok dekat jendela. Ia memesan kopi hitam tanpa gula, lalu menunggu sambil menenangkan napas. Sisa air mata yang mengering di pipi ia hapus pelan. Raut wajahnya mulai ia bentuk ulang: datar, terkendali, sedikit sinis. Ia mengangkat cangkir, menyeruput perlahan, mencoba menciptakan ilusi kekuatan.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai cafe shirokuma
Baca
+Pustaka
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

Tidak pakai lama, aku sudah kembali ke ruang tamu dan menyuguhkan teh tersebut kepada si klien. “Hajimemashite, nama saya Shiroyama Hiro.”, ucap pria bermantel cokelat tersebut. Dia mengeluarkan sebuah kartu nama dari dompet, lalu disodorkan di atas meja. “Ini kartu nama saya.”, tambahnya. Satoru-san mengambil kartu nama tersebut, sontak kaget ketika mengetahui pekerjaan pria yang memperkenalkan diri sebagai Shiroyama itu.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai cafe shirokuma
Baca
+Pustaka
Paman Untuk Ibuku

Paman Untuk Ibuku

Gumamnya pelan. Sebastian menyerahkan ponsel itu kembali. “Perusahaan apa itu?” “Dari yang saya dengar dengan kabar yang beredar di internet, Perusahaan Bramana Group membuka beberapa cabang bisnis dari Indonesia. Seperti Diaspora dan juga Kuliner Pak. Dan ada berbagai macam cafe kuliner yang terbuka di berbagai macam daerah Jepang. Seperti Cinta Jawa Cafe, tempatnya ada di Omnya dan juga Saitama. Mahameru Coffee, sebuah kedai kopi yang menjual produk Indonesia di Okubo, Tokyo. Dana masih ada banyak lagi Pak.”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai cafe shirokuma
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Sang Mafia

Istri Pengganti Sang Mafia

Pasti lelaki itu merasa menang karena sudah memiliki Qey seutuhnya. Namun pemikiran perempuan itu salah, Rafael justru mengajaknya menghabiskan waktu untuk menjelajahi kota. Qey memakai hanbok pastel saat mereka berjalan di kuil Fushimi Inari, Rafael mengabadikan wajah istrinya dengan kamera film tua yang dipinjam dari pemilik ryokan. Mereka menyusuri gang kecil di Gion, duduk di kafe-kafe kecil dan menikmati wagashi. Rafael, anehnya, menyukai mochi rasa kacang merah.
949 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai cafe shirokuma
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Wanita Pengganti

Aku Bukan Wanita Pengganti

"Ke kafe di tepi Sungai Tabera." Kafe itu masih ada, dan pemiliknya tetap sang pria tua berambut memutih yang sama. Begitu melihatku, dia melambaikan tangan dengan gembira. "Davina! Kamu sudah kembali! Gimana Afreya?" "Bagus sekali." Aku duduk dan memesan segelas Americano dingin. James duduk di seberangku, cahaya matahari jatuh di wajahnya, membuat mata birunya berkilau seperti permata.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai cafe shirokuma
Baca
+Pustaka
Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

"Kau memberhentikan mereka? Lalu siapa yang akan—" "Kau," potong Aiko tajam. Ia melangkah mendekat, aroma parfum chanel yang elegan menyengat indra penciuman Hiroshi, namun aroma itu kini terasa seperti peringatan bahaya. "Kau yang akan melakukannya. Aku ingin kopi blue mountain, digiling manual, suhu air tepat 92 derajat Celsius. Tanpa gula. Dan pastikan sarapanku sudah siap di meja makan dalam tiga puluh menit."
834 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai cafe shirokuma
Baca
+Pustaka
Sebenarnya Dia Mesum Ma!

Sebenarnya Dia Mesum Ma!

"Enggak. Emang ada? setahu gue sih hanya di Jepang yang punya konsep cafe kayak gitu." "Ada dong. Lo aja yang gak tau. Uda hampir tiga tahun kok. Ada kucing yang namanya milli. Dia primadona banget. Ramah dan manis, kayak lo," katanya lalu menggandeng tanganku dengan mesra. ****** Setelah sampai di cafe itu. Kami langsung masuk. Sebelumnya kami harus melepaskan sepatu dulu. Karena konsep cafe ini tidak mengizinkan memakai sepatu. Kami harus mengganti sepatu dengan sandal yang telah disediakan.
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai cafe shirokuma
Baca
+Pustaka
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Ada satu notifikasi yang membuat bibirnya mengembangkan senyum hingga barisan gigi yang rapi dan putih terpajang menawan. “Kafe Jasmine,” kata Sagara membaca alamat sebuah kafe yang diberikan oleh agensi mata-mata yang ia sewa.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai cafe shirokuma
Baca
+Pustaka
Hadiah Madu Untuk Suamiku

Hadiah Madu Untuk Suamiku

gelak tawa terdengar berbarengan dengan langkah mereka yang mulai memasuki pintu caffe. Caffe mungil bernuansa orange serta beberapa miniatur unik terpajang di setiap sudut ruangan, menjadikan suasana lebih tenang dan nyaman. Caffe Mangga, adalah caffe terenak dan terfavorit bagi Rena dan Inda. Tak jarang mereka datang hanya untuk menyeruput expresso dan matcha latte racikan pribumi berwajah Eropa di caffe itu. “Helo Nona Rina...” Sapa salah satu barista yang sudah hapal dengan Rena.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai cafe shirokuma
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status