Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sabitah

Sabitah

ucap lirih Reandra pada hembusan angin yang menyapa. Pemuda itu menatap gelapnya langit malam tanpa bintang. Reandra seolah sedang menjadi satu titik terang yang akan membawa dirinya menuju kepada setiap jawaban. Namun, pendar bintang memang tidak pernah lagi menyapa Kota Metrolium karena setiap cahaya lampu senantiasa menghalangi para bintang untuk bersinar. Atensi Reandra teralihkan pada liontin dalam genggaman. Ada senyuman tipis tersemat pada wajah tampan pemuda itu. Bandul liontin itu berbentuk seperti pendar bintang yang indah.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai cahaya bintang
Baca
+Pustaka
Dia Ayahku, yang Membuat Ibuku Gila

Dia Ayahku, yang Membuat Ibuku Gila

kata simbok dengan pandangan berbinar pada Cahaya. “Orang sepertinya tidak akan percaya cinta, lagi pula cinta tak menjamin rumah tangga akan bahagia,” kata Cahaya sambil menatap sedih ke arah tiga orang yang berjalan menuju meja makan. “Saya sudah selesai, mbok, saya mau siap-siap dulu.” Cahaya berjalan cepat ke kamarnya, dia bahkan tak menoleh sedikitpun pada tiga orang yang baru saja memasuki ruang makan.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai cahaya bintang
Baca
+Pustaka
Satu Bintang (Bahasa Malaysia)

Satu Bintang (Bahasa Malaysia)

jawab mereka serentak. "Kalau begitu, mari kita ke dunia manusia menjemput mereka semua datang ke dunia lama." Krystal berkata lalu tangannya diangkat ke atas satu mentera dibacanya lalu satu pintu cahaya muncul. "Dah cepat bertolak." Kata Krystal lalu seorang demi seorang masuk ke dalam cahaya itu bermula dengan Ellena dan berakhir dengan Taehyung si orang halimunan.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai cahaya bintang
Baca
+Pustaka
Benih Bintang dan Perang Galaksi

Benih Bintang dan Perang Galaksi

Gadis berambut emas itu tampak pasrah, namun ia masih tetap berharap Dewa Agung turun ke kota tersebut dan menyelamatkan penduduk yang ketakutan tertimpa bencana layaknya kiamat yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Langit malam yang cerah dan bertabur bintang, menjadi sarang dari jutaan galaksi yang memiliki banyak bintang dan planet yang beredar pada porosnya. Titik-titik kecil beraneka warna yang bersinar terang di atas sana, sebenarnya adalah sebuah bola dengan ukuran supermasif yang memiliki energi panas dan pancaran sinar radioaktif yang mematikan bagi kehidupan berbahan dasar karbon seperti manusia. Di balik gemerlapnya langit malam yang cerah, ada satu pertanyaan yang mengga
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai cahaya bintang
Baca
+Pustaka
My Psychopath Husband

My Psychopath Husband

"Eum." "Mau lihat yang ini?" Dia menjauhkan wajahnya dan melihatku. Dia membiarkanku untuk bergantian menggunakan Teleskop. Aku mendekatkan wajahku lagi untuk melihat bintang yang dia maksud. Selagi dia menjelaskan. "Nama bintang yang itu adalah Sirius, dia bisa dilihat jelas karena merupakan bintang yang paling terang dan dapat kau temui di manapun jika kau melihat langit pada malam hari."
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai cahaya bintang
Baca
+Pustaka
GAYATRI

GAYATRI

Langit begitu pekat. Cahaya rembulan pun tidak secerah kemarin. Gayatri yang tengah duduk di tepi jendela kamar tengah mengamati beberapa bintang di langit yang pekat. Seulas senyum tersungging kala Gayatri melihat ada dua bintang yang berjejer. Khayalannya mulai bereaksi, seakan-akan dua bintang itu adalah Galang dan dirinya. "Galang, apa kau merindukanku?" Gayatri berbicara sendiri.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai cahaya bintang
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

~Dalam gelap sekalipun akan tetap ada cahaya harapan walau hanya setitik~ Gelap, Sagita hanya melihat gelap, tidak ada cahaya sama sekali. Ia hanya bisa mendengar duru napas dan detak jantungnya. Sagita pasrah, ia merasa mungkin kini ia telah mati. Ia merasa jika ia hanya tinggal mendengar malaikan Izrail berseru. Benar saja, beberapa saat kemudian, Sagita melihat cahaya putih. Cahaya itu terang dan terasa lembut mengenai mata, tidak menyilaukan sama sekali. Cahaya itu mendekati Sagita, seolah punya kaki. Lalu cahaya terang tersebut menggumpal dan membentuk wajah dan tubuh manusia. Sagita menarik napas dalam-dalam. Ia seperti itu wajah siapa.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 550 kali sebagai cahaya bintang
Baca
+Pustaka
Quasar

Quasar

keluh Dirga, si cowok dengan sebatang pocky tadi. "Mana ada yang begituan di Cakrawala? Noh, di SMA tetangga banyak Cabe-cabe Anyepnya," sahut Randi, cowok dengan buku fisika di tangannya. "Apaan Cabe-cabe Anyep?" "Iya itu, cewek yang udah tahu enggak ada bodinya, tapi mau sok-sokan seksi. Anyep nggak ada rasanya." Dirga terbahak, "Si Anying. Bawaan doang buku fisika, isi otaknya mah tetep aja porno semua."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai cahaya bintang
Baca
+Pustaka
Konten Marriage

Konten Marriage

"Kalau malam tambah indah." "Oh ya?" "Tiada polusi cahaya dan udara dingin membuat bintang terlihat lebih jelas." "Ah, jadi ingin melihat bintang." "Aira sini!" panggil Bayu, melambai di depan pintu Horn Cabin. Aira pergi menghampiri suami, melambai kecil pada Kai.
9.816.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 633 kali sebagai cahaya bintang
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
WarmIceBoy
Terima kasih yang sudah mau membaca, semoga kalian betah. Saya akan berusaha update cepat dan meminimalis typo. Maaf jika masih banyak kekurangan. Semoga novel ini bisa menghibur. Tinggalkan saran, kritik, masukan, dan review kalian, ya. jika iklas bisa memberi diamon :) Selamat membaca~
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Dokter, Maukah Jadi Bayi Susuku

Dokter, Maukah Jadi Bayi Susuku

"Lihat itu, bintangnya banyak sekali. Rasanya seperti melihat hamparan lampu." Matanya berbinar penuh kekaguman. Cahaya ribuan bintang berkelip di atas kepala mereka, membentuk pemandangan yang jarang bisa dinikmati di tengah hiruk-pikuk kota. Luna tidak mampu menyembunyikan senyumnya. Ada sesuatu yang menenangkan saat memandang bentangan cahaya kecil yang memenuhi kegelapan malam. Nathan mengalihkan pandangannya dari wajah Luna ke arah yang ditunjuk wanita itu. Bibirnya membentuk senyum tipis. "Kamu benar, sangat indah."
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai cahaya bintang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status