Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Main Cantik

Main Cantik

tanya Arjuna yang baru keluar dari kamar mandi. "Ngadat semua kasetnya! Padahal tinggal ini aja yang belum diputar. Besok kita cari kaset-kaset baru yang banyak, ya!" ucap Lily. Arjuna diam saja, tak menjawab. Lily menuju pembaringan, sambil membuka ponsel ia berbaring. Jari-jarinya langsung berselancar di youtube. Tiba-tiba Arjuna berbaring dan langsung merampas ponsel Lily.
1074.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai canda musik
Baca
+Pustaka
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

“Oalaaah, Giandra maksudnya? Dia anaknya Tante Lana.” “Terus tadi aku denger Mami sebut-sebut konser gitu kenapa?” ”Jadi Giandra itu kan anak band, dia baru pulang konser dari KL. Pulang-pulang langsung ke sini nemenin mamanya.” ‘Oh, jadi cowok sok kegantengan tadi anak band. Pantes slengean.’ ”Band apaan sih, Mi?” tanya Celine lagi. ”Let It Be namanya.”
920.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai canda musik
Baca
+Pustaka
PELAYAN KESAYANGAN MAFIA PEWARIS

PELAYAN KESAYANGAN MAFIA PEWARIS

Wajah Salsa dan yang lainnya sedikit berubah tetapi tidak ada yang berbicara. Melihat situasi ini, Nona Raihana tersenyum dan berkata: "Ataukah aku dilarang mengetahui hal ini?" "Nona Muda, di sana ada seseorang wanita, Konon, ada seorang pemusik yang diberikan salah satu pejabat kepada Tuan Muda Xavier tinggal di sana." Salsa, melihat Nona Raihana tidak tampak terpengaruh, melanjutkan, " Saya mendengar pemusik bernama Amanda ini terkenal di ibu kota. Dia ahli dalam gitar, piano, kaligrafi, dan melukis. Tuan Xavier sering mengunjunginya, tetapi kepribadian Amanda sangat lembut, jadi dia masih seorang yang baik."
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai canda musik
Baca
+Pustaka
Tawanan Cinta Sang Penguasa

Tawanan Cinta Sang Penguasa

Suasana pasar berganti—bukan lagi hiruk-pikuk jual-beli, melainkan gelombang musik dan tawa. Marco dan Hiriety berdiri di pinggir sebuah alun-alun kecil yang dikelilingi bangunan kolonial berwarna pastel. Di tengah alun-alun, sekelompok musisi mulai memainkan cumbia dan vallenato—musik rakyat khas Kolombia yang memadukan akordeon, drum, dan petikan gitar.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai canda musik
Baca
+Pustaka
Balada Cinta Sang Mandor

Balada Cinta Sang Mandor

"Oh iya, kalau saya yang minta kartu nama Mas, boleh tidak?" "Oh, boleh-boleh. Ini, Mbak," Rama menyerahkan kartu namanya tanpa berpikir panjang. Malam itu di mes, saat mata Rama baru saja akan terpejam, ponselnya bergetar. Sebuah pesan dari nomor baru masuk ke layar. *“Malam Mas, ini nomor aku, Elma. Save ya Mas.”* Rama menghela napas, lalu mengetik balasan singkat, *“Oh iya Mbak, saya save ya.”*
234 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai canda musik
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Dini melepaskan jabat tangannya dan mengajak Susan ke kantin. Dini bahagia sekali, bisa menyentuh tangan candra. Dini belum mengenal Candra lebih dekat. Namun Candra nampak seperti cowok cool yang cuek. Yang tidak suka bergaul dan kumpul-kumpul dengan cewek, seperti cowok lainya. Bagi Dini, dia berbeda. Bagi Dini, dia adalah inspirasinya. Baru bertemu dua hari saja, otak Dini encer bisa nyiptain lagu. Dari Kecil Dini memang sudah bisa main musik, terutama gitar. Jadilah dia petik gitarnya dan bikin lagu untuk Candra. Ini lagu keduanya, judulnya "Jatuh Cinta". Murni karya anak putih biru. Dini berharap, suatu hari nanti bakalan ada produser atau artis band yang mau membeli lagu ciptaannya itu
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai canda musik
Baca
+Pustaka
Pacar Pura-Pura

Pacar Pura-Pura

ucap Kakak galak pada kak Indri “Di mana ?” tanya Kak Indri dengan penasaran dan juga bingung karena dia juga tidak tahu “Ruang musik” jawab Kakak galak dengan sangat percaya diri kalau Rama berada di sana “Kalau nggak ada” ucap Kak Indri “Pasti ada, dia pernah bilang kalau dia sangat suka musik dan juga gua sering lihat dia bermain alat musik di ruangan musik kampus” ucap Kakak galak yang sangat percaya diri
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai canda musik
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Mafia

Jerat Cinta Sang Mafia

Dengan cepat, tangan Angela menyambar ponsel untuk berjaga-jaga. Nina lalu membuka kunci dan menarik pegangan pintu perlahan. Ia membuka pintu dan musik tiba-tiba terdengar. Musik Afro-Cuban Jazz dimainkan oleh sekelompok pria di halaman rumah Angela. Angela dan Nina terperangah sambil berjalan perlahan ke luar. Lima pria berjas dengan warna yang sama memainkan beberapa alat musik seperti piano, perkusi, saxophone, trompet, dan bass. Beberapa dari mereka juga bernyanyi dalam bahasa Spanyol yang tidak dimengerti oleh Angela.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai canda musik
Baca
+Pustaka
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

Pandai merangkai puisi, mungkin saja mereka bisa berkolaborasi menciptakan sebuah musikalisasi puisi yang indah dan menghipnotis banyak remaja milenial saat ini. "Kamu terlalu fokus dengan musikmu sampai lupa memikirkan hal itu. Padahal dulu kamu selalu digandrungi banyak cewe di sekolah," kata Mike pelan lalu diam dan kembali menenggak susu di gelasnya yang sudah hampir habis. Kevin hanya diam menyemburkan asap rokoknya. "Andai saja dulu Cindy tidak mengecewakanku," kata Kevin berbisik. Kata-katanya tidak selesai.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai canda musik
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

kata Alexa “Membaca puisi bagian Alana, karena dia orang yang puitis, membuat instrumen bagian Andra, karena dia pandai bermain gitar. Lalu nanti masuk dua orang yang akan memberi iringan musik, dan ketika puisi selesai dibaca, seluruh teman-teman yang belum mendapat bagian masuk dari sisi sebelah kanan dan kiri panggung di sambung dengan iringan penyanyi latar dengan membawa flashlight” jawab Ardhana dengan memaparkan konsep idenya “Apa?” Andra dan Alana mengucapakan serentak dan saling menatap
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai canda musik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status