LEGENDA KAMESWARA
"Sang Kandiawan mempunyai lima orang putra, dan menjadikannya sebagai penguasa daerah yang berada diwilayah Kendan. Yakni Mangukuhan di Kuli-kuli ; Karungkalah di Surawulan ; Katungmaralah di Peles Awi ; Sandangreba di Rawunglangit ; dan Wretikandayun didaerah Menir,"
Sang Kandiawan menduduki tahta selama lima belas tahun. Kemudian ia mengundurkan diri untuk bertapa di Layuwatang, ia digantikan Wretikandayun, putra bungsunya.
"Prabu Wretikandayun tidak memilih pusat kegiatan pemerintahan di Kendan atau Medang Jati, sebagaimana yang dilakukan para pendahulunya. Akan tetapi memilih suatu daerah baru yang subur, diapit dua hulu sungai, Citanduy dan Ciwulan dikenal dengan sebutan Karang Kamulyan