Evanescent
Bugh
"Ada apa Narendra?,"tanyaku menangkap bola basket yang dilempar mengenai perut ku. "Kak kata Ibu kamu pulang bawa cewek,"ucap Narendra membuatku menghela nafas pelan. "Dia hanya mahasiswa bimbingan. Terlebih orang tuanya komandan batalyon. Jadi aku ngga mau punya resiko dia kena maag karena telat makan,"ucapku singkat. "Ku kira calon mantu,"ucap Narendra ikut berbaring di sebelah ku.
Hot Chapters