Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Raja Pengusaha Rafandra

Raja Pengusaha Rafandra

Semua orang pernah melihat wajahnya karena sering muncul di televisi. “Ada yang bisa saya bantu, Tuan?” tanya Ferdinand Miharja. Rafandra sengaja mengaktifkan mode loud speaker agar Alexa, Lena dan Susan mendengarnya. “Aku ingin Tuan mengeluarkan izin edar untuk produk-produk milik Alexa Kreasi Cantika,” ucap Rafandra. “Alexa Kreasi Cantika?” tanya Ferdinand Miharja heran. Dia tidak mengenal nama perusahaan itu. “Benar. Perusahaan baru yang ada di Kota Loven.”
101.9K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as canva narendra
Read
+Library
Bukan Sekadar Figuran

Bukan Sekadar Figuran

“Berat lah, Om. Gak lihat badannya segede apa? Om juga kewalahan, kan?” Narendra mengisyaratkan tangannya agar Wira tidak terus menyalahkan Sheilla. “Om minta maaf, ya, Ren.” Narendra mengangguk. “Bukan hanya soal ini, tapi juga soal Bella. Anak itu gak tau diuntung. Bisa-bisanya pergi dari rumah di hari pernikahan. Kita lihat berapa lama dia bisa bertahan hidup di luar sana. Om sudah bekukan semua rekening dan kartu kreditnya.”
10917 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as canva narendra
Read
+Library
Calon Janda

Calon Janda

Seharusnya orang sepertiku pasangannya artis, atau presenter, atau minimal wanita seperti Anggita yang cantik jelita. Bahkan sampai saat ini aku belum pernah memperkenalkan Nashwa dengan teman-teman kerjaku. Malu saja membawa dia ke acara kantor. Lain dengan Anggita yang pantas digandeng kemana-mana. Membuat orang-orang terpana dengan kecantikannya. "Dia nggak akan marah, Nggit. Dia sudah tahu tentang kamu."
101.4K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as canva narendra
Read
+Library
Laki-Laki Pilihan

Laki-Laki Pilihan

Sang moderator tertawa kecil, "Mungkin saya panggil Kak aja kali, ya? Karena, sekedar info, teman-teman, Kak Naren ini baru lulus dari kampus kita tiga tahun yang lalu. Benar ya, Kak?" Narendra mengangguk dan tersenyum. "Oke. Mungkin Kak Naren bisa memperkenalkan diri dulu, Kak." Rendra menyambut mic yang diulurkan oleh sang moderator. "Selamat pagi, Teman-teman. Saya Narendra Hendrawan, lulus tiga tahun yang lalu dan saat ini saya memiliki sebuah start-up yang bergerak di bidang konsultasi manajerial." Tepukan tangan secara otomatis mengiringi akhir ucapan Rendra. Laki-laki itu tersenyum dan membiarkan moderator melanjutkan seminar.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as canva narendra
Read
+Library
Maafkan Aku, Menikahinya

Maafkan Aku, Menikahinya

Namun presentasi Rendra beberapa waktu lalu begitu memukau sampai beberepa pemegang saham, kakek dan sang papa takjub kehilangan kata-kata. Anak yang diceritakan nakal itu ternyata memiliki kemampuan luar biasa dalam bisnis. Penyampaian dari ide-ide briliantnya begitu lugas dan mudah dimengerti. Strategi yang dibuatnya untuk satu tahun kedepan dan koreksi tahun-tahun sebelumnya sungguh membuat mereka yang ada di sana nyaris bertepuk tangan. Tidak salah lagi Narendra Alvaro Gunadhya adalah memang anak dari Kallandra Arion Gunadhya yang hebat.
1077.0K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as canva narendra
Show Reviews (24)
Read
+Library
Indah sabiq Sabiq indah
Yg orang luar itu, Alisha..!!!! Bukan Aura...!! karna dari Rendra masih dalem perut, dan Aura masih dalem perut, mama Monica dan mama Rena saling berbagi makanan, maksudnya makan bareng..., hang out bareng, mereka sahabat rasa saudara!!! ketawa, nangis bareng. meski usia Rendra yg lebih tua dr aura
Indah Fitriya Mahfud
Gw demen, biarin ALISHA DI HAJAR HABIS2 AN SAMA MAMI MONICA!!! Biarin bls tampar lg ke ALISHA, MAMI MONICA!! Udah berani provokasi , nantangin mau rebut Rendra, Biarin cb, Rendra kalo msh belain Alisha , ada Kenzi, biarin pada BONYOK LO BE 2 ALISHA sm Mami Monica Rendra biar DI GEBUKIN SAMA KENZI.!!
Read All Reviews
Istana Yang Ternoda

Istana Yang Ternoda

rengeknya. Kania sudah mau melempar panci kecil, tapi sebelum itu terjadi .... Narendra melangkah dengan elegan. Pakai dasi kecil TK-nya, rambut klimis, dan ekspresi serius seperti calon CEO. “Nayaka, makan sekarang. Kamu tahu nggak, nutrisi pagi itu penting buat otak dan tubuh.” “Nggak mau!” “Kalau kamu nggak makan, aku nggak mau main bareng kamu sore nanti.”
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 386 Times as canva narendra
Read
+Library
Kembalinya sang Pewaris

Kembalinya sang Pewaris

jawab Narendra dengan raut wajah penuh dengan ketenangan. "Kado?" ulang Satria bingung.a "Kado? Kado apa maksudmu, Nak?" tanya Astuti terlihat begitu penasaran. Ia dan suaminya saling lempar pandang, penuh tanda besar di kepala mereka masing-masing. Narendra menyeringai dan berkata dengan nada dingin, "Kado paling hebat yang tidak akan pernah dia lupakan seumur hidupnya."
1056.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as canva narendra
Read
+Library
KESAKSIAN PUTRI KECILKU

KESAKSIAN PUTRI KECILKU

"Golongan darahku juga Ab." Nastiti menatap ke arah Narendra yang memang bertubuh tinggi besar dengan pandangan penuh harap. "Berapa berat badan dan tinggi badan kamu, Pak?" tanya Nastiti. Narendra tercengang. Tapi walaupun dia keheranan, lelaki itu tetap menjawab pertanyaan dari Nastiti. "Berat badan 70 kilo dan tinggi badan 185 senti."
1020.3K viewsCompletedAdded to Library 792 Times as canva narendra
Read
+Library
Kehidupan Kedua

Kehidupan Kedua

Seakan mengancam. "Berikan aku berkas Narendra," kata Nadisa. "Ini, Nona." Seorang staf di sana langsung mendekati sang gadis Sanjaya dan memberikan berkasnya. Nadisa membacanya dengan cepat. "Dengan kemampuan dan pengalamannya, Narendra Bagaskara lebih dari sekadar layak untuk bekerja di perusahaan ini," kata Nadisa. "Tapi kita hanya butuh satu staf HRD, Disa." Karenia berusaha menyangkal.
1013.9K viewsOngoingAdded to Library 362 Times as canva narendra
Read
+Library
Mr. Radhika

Mr. Radhika

“Bapak Abraham ingin saya lepar ke Mars?” Raka tertawa. “Saya cuman bercanda, Ibu Anindira.” Tasya hanya mengangguk malas. Raka memang tampan sih sebenarnya, tetapi Tasya tidak ingin mengakui di depan orangnya. Karena dia tidak ingin Raka besar kepala. Raka membenarkan posisi duduknya. “Ini serius … menurut lo, mending gue tanya aja atau biarin aja sampai dia berhenti?”
108.7K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as canva narendra
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status