Penguasa Dewa Naga
Mama Serin langsung tersenyum setelah mendengar ucapan Akara.
"Sudah bisa mengaktifkannya?" ujar mama Rani memastikan.
"Tadi malam, tidak sengaja mengaktifkannya, tapi tidak tau lagi cara mengaktifkan lagi," ujar Akara sambil melotot-melototkan matanya.
"Hahaha, tidak perlu pakai melotot juga!" seru mama Rani diikuti mama Serin yang tertawa kecil.
"Gunakan aura ranahmu, sama seperti saat memukul, atau menendang." Mama Rani malah memperagakan memukul, membuat anaknya mengkerutkan dahinya merasa bingung.
Hot Chapters