SENYAWA
ucap Meera sambil menghembuskan napasnya.
“Bukannya, bagus kalau lebih banyak dengan laki-laki? Kan agama pun menganjurkan seperti itu.” Varo seperti semakin ingin tahu, ia pun mencoba menggali lebih dalam.
“Iya, bagus. Tapi aneh, dulu, kakak punya prinsip dengan siapa saja boleh berteman asal manfaat dan bisa menebar kebaikan. Tapi sekarang, hanya kepada sesama pria kakak bisa berteman, dengan perempuan hanya membuat fitnah. Begitu katanya,” ucap Meera, membuat Varo terlejut dengan ucapan Meera.
Hot Chapters