Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Iya, meja belajarku adalah meja jahit yang sudah usang. "Memang benar aku menulis seenaknya tanpa pikir panjang. Aku tidak peduli kalau buku ini tidak bisa diterbitkan di duniaku. Aku masih bisa menerbitkannya di Internet seperti ini. Aku menulis bukan karena uang, tapi karena aku menyukainya." Jelasku. Alfi pun terdiam. Aku pun mengambil pulpenku siap menulis lagi. "Tenang saja, aku akan menghidupkanmu kembali." Hiburku.
915.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 601 kali sebagai cara menerbitkan buku sendiri
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Membuat pesan baru yang ditujukan langsung kepada editor majalahku. Jari-jariku menghantam tuts keyboard dengan ritme cepat. Tanpa ragu. "Kolom ketiga akan sedikit terlambat. Aku tidak akan mengirim draf yang biasa." Aku menekan tombol spasi. Napasku sedikit tertahan. "Aku sedang menyiapkan sesuatu yang jauh lebih personal. Sesuatu yang akan menjawab penawaran penerbitan buku itu."
9.468.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai cara menerbitkan buku sendiri
Baca
+Pustaka
Lady Bug

Lady Bug

Yang dia mau, ceritanya bisa terbit seperti cerita-cerita lain, dengan cara mengikuti persyaratan yang diajukan oleh pihak penerbit. "Di-upload ke aplikasi tulis menulis dulu, Kak," ujar Vivi. "Kelamaan. Kenapa enggak langsung saja ke penerbit?" "Aku enggak percaya diri. Nanti sudah terbit, tapi enggak ada yang beli." Anjas menghela nafas panjang, bersandar kursi mengamati Vivi. "Kamu nih bodoh banget sih. Diberi kesempatan untuk terbit mudah, malah nolak."
9.713.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai cara menerbitkan buku sendiri
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Mocha Latte
Overall, aku suka cara kamu menyampaikan perasaan setiap tokoh dalam cerita kamu. Btw, biarpun aku marah sama Vivi tapi aku kasihan juga sama dia. Dia terlalu ingin menjadi penulis terkenal hingga pilih jalan sesat😅 oh iya, terus semangat nulisnya. Aku baca hingga akhir nih😆 Ganbatte kudasai
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

Kama bukan anak ingusan yang bisa langsung kehilangan kesadaran akibat terhipnotis oleh bayangan keuntungan dan ketenaran, tentu saja. "Ha, nanti para pemenang boleh memilih apakah buku mereka akan di terbitkan di Real Publishing atau Seikamara Publishing." William kembali melancarkan bujuk rayu. "Semuanya bisa kita atur, Pak Kama. Bagaimana baiknya. Bisa saja begini, misalnya … Terbit di Seikamara Publishing tapi cetak di Real Publishing. Untuk pemasaran, ya kita ambil bersama-sama. Bagaimana menurut Pak Kama?"
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai cara menerbitkan buku sendiri
Baca
+Pustaka
My Precious Baby

My Precious Baby

Mengapa rasanya kalau dipikir lagi dia seperti tidak sanggup mengisi kedua peran itu tanpa bantuan teman-temannya? Lagi-lagi dia menangis, tenggelam dalam pikiran buruk mengenai dirinya sendiri. . . . . Geya menatap layar laptop di depannya, headphone terpasang dan kupingnya tengah dijejali lagu-lagu riang yang dia pilih untuk menemaninya membuat cerita untuk buku selanjutnya. Dia sudah begitu lama menulis. Teman-teman dekatnya jaman kuliah tahu benar kalau Geya suka menulis, tapi dia terlalu takut untuk menerbitkan buku atau sekedar mengunggahnya ke dunia maya. Sampai salah satu temannya yang kini bekerja di sebuah penerbitan mengajaknya untuk menjadi penulis cerita anak-anak dan memperkena
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai cara menerbitkan buku sendiri
Baca
+Pustaka
Dinikahi Guru Tampan Putraku

Dinikahi Guru Tampan Putraku

"Iya, aku belum pernah menerbitkan sebuah buku cetak namun aku hanya menerbitkan sebuah buku online saja jadi membacanya hanya lewat aplikasi saja." "Oh, sebenarnya apa sih yang membuatmu bisa menjadi seorang penulis?" tanya Izzan sangat penasaran. "Irsyad! Sejak berpisah dengannya aku sering menuaikan sebuah kata-kata puitis di buku hingga suatu saat aku mengenal seorang teman dan mengajakku menulis di sebuah platform."
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai cara menerbitkan buku sendiri
Baca
+Pustaka
Setelah Kamu Pilih Dia

Setelah Kamu Pilih Dia

Di halaman pertama, Dinda menulis: Buku ini kutulis bukan karena aku sudah sembuh sepenuhnya. Tapi karena aku ingin menyapa kalian yang sedang dalam perjalanan. Kalau kamu pernah merasa sendirian, buku ini untukmu. Karena aku tahu rasanya—dan aku ingin kamu tahu: kamu nggak sendiri. Saat naskah selesai, mereka mengunggahnya ke sebuah platform gratis. Dinda membagikannya di media sosial tanpa ekspektasi apa-apa, hanya menulis:
88.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai cara menerbitkan buku sendiri
Baca
+Pustaka
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Ia menulis tentang kematian yang tidak bisa diselamatkan, tentang batas yang tetap harus dijaga meski hati ingin berlari, tentang keluarga yang tidak hancur karena jarak, tapi diuji olehnya. Tulisan itu tidak indah. Tapi kuat. Beberapa bulan kemudian, tanpa pengumuman besar, Anggi mengirim naskah itu—bukan ke Kyoto, tapi ke penerbit lokal kecil. Ia tidak mengejar gaung. Ia mengejar kesetiaan pada proses. Buku itu terbit setahun kemudian. Tidak viral. Tidak ramai. Tapi pembacanya datang dengan cara yang berbeda—pesan panjang, pertemuan kecil, cerita yang dibagi tanpa panggung.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai cara menerbitkan buku sendiri
Baca
+Pustaka
Ifat

Ifat

” Tanyaku kemudian. ”Sebulan.” ”Sebulan?” ”Ya, itu minimal. Dari FAQ yang kubaca di halaman situsnya, penerbit itu akan mengembalikan naskahku jika tidak diterima.” ”Nah, kalau naskah kamu tidak diterima?” ”Aku akan mencoba opsi kedua.” ”Apa itu?” ”Self Publishing, menerbitkan sendiri karyaku. Butuh modal sih, tapi modal kan bisa dicari.”
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai cara menerbitkan buku sendiri
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status