Lady Bug
Yang dia mau, ceritanya bisa terbit seperti cerita-cerita lain, dengan cara mengikuti persyaratan yang diajukan oleh pihak penerbit.
"Di-upload ke aplikasi tulis menulis dulu, Kak," ujar Vivi.
"Kelamaan. Kenapa enggak langsung saja ke penerbit?"
"Aku enggak percaya diri. Nanti sudah terbit, tapi enggak ada yang beli."
Anjas menghela nafas panjang, bersandar kursi mengamati Vivi. "Kamu nih bodoh banget sih. Diberi kesempatan untuk terbit mudah, malah nolak."