Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Patah

Patah

“Aksara duluan gue jalanin. Papyrus belum bagus waktu itu. Karena gue santai-santai aja jalanin Aksara akhirnya bokap bikin aturan itu. Tiga tahun harus ada anak baru. Baru gue serius ngurus Papyrus.” “Tapi sekarang sudah tahun keenam. Gue harus punya anak baru. Gue mau bikin publisher. Dari Papyrus kalau ada yang layak ke major bisa lewat publisher itu. Nggak cuma cetak, gue juga mau ada versi digitalnya. Entah aplikasi atau eBook. Selama ini, kalau naskah dipinang publisher, naskah itu semacam ditarik dari aplikasi biar versi cetak laku. Nah, gue mau, naskah ada versi cetak dan aplikasi. Terserah readers mau baca hard copy atau soft copy. Atau dua-duanya. Dan semuanya punya Sastra Media.”
1028.7K viewsCompletedAdded to Library 660 Times as cara menerbitkan buku sendiri
Read
+Library
PENULIS EROTIS VS CEO

PENULIS EROTIS VS CEO

"Mama harus bagaimana ya, buat bantu besan?" Nina teringat dengan saran Jaka. "Bagaimana kalau mama buat resep dan dibukukan? Nama mama cukup terkenal di kota ini, siapa tahu banyak peminatnya, aku juga akan bantu membuat novel meskipun tidak best seller, setidaknya ada pemasukan." "Kamu benar, kenapa mama tidak kepikiran ya?" "Mama sibuk, jadi nggak kepikiran. Mama telepon tante Ayu saja dulu, nanti Nina juga update ke pembaca soal rencana mau cetak."
105.6K viewsOn holdAdded to Library 157 Times as cara menerbitkan buku sendiri
Read
+Library
LENYAPNYA SUAMI DURJANA

LENYAPNYA SUAMI DURJANA

tanya Husein sengaja memancing. "Papa tepat sekali menanyakan hal itu. Tak terasa bulan depan Ara sudah wisuda. Hem, Ara ingin memiliki sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penerbitan buku cetak, serta menyediakan platfrom online pula. Jadi, dari karya penulis yang berpotensi akan Ara naikan ke versi cetak. Memang terkesan sangat tinggi impian Ara ini, tapi Ara yakin, suatu saat nanti Ara akan mencapainya. Kalau pun tidak, biarlah mimpi Ara tetap tinggi."
105.2K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as cara menerbitkan buku sendiri
Read
+Library
Menantu Sampah Ternyata Tuan Muda

Menantu Sampah Ternyata Tuan Muda

untuk mengisi kekosongan dan syarat untuk penerbitan buku sangat susah maka dari itu saya akan sambung dg alur cerita lain yg gk kalah seru. ok. langsung aja
10977 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as cara menerbitkan buku sendiri
Read
+Library
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Ia bahkan mulai memasak makanan kesukaannya, bukan hanya sesuai selera nenek. Proses penerbitan buku puisinya menjadi semacam terapi. Menyeleksi puisi, menyusun urutannya, mendiskusikan desain sampul dengan penyunting—semua aktivitas baru itu membuktikan padanya bahwa ia masih bisa membuat keputusan, masih memiliki suara, dan bahwa suaranya layak untuk didengar.
822 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as cara menerbitkan buku sendiri
Read
+Library
Karir Melejit Setelah  Dicampakkan Suami

Karir Melejit Setelah Dicampakkan Suami

Tanya Candra. "Memangnya ada urusan apa?" Tanyaku. "Em, Sebenarnya aku mau kasih surprise buat kamu. Tapi, aku katakan sekarang aja lah." Katanya kemudian. "Apa sih Ndra? Jadi penasaran aku." Jawabku. "Em, aku bekerja sama dengan perusahaan penerbit. Mereka memintaku untuk menulis sebuah buku baru." Lanjutnya. "Wih, keren dong Ndra."
9.656.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as cara menerbitkan buku sendiri
Read
+Library
Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Penerbit yang sah punya izin untuk menerbitkan buku dengan nomor ISBN resmi, sementara studio mereka hanya bisa menerbitkan ilustrasi, novel audio, dan buku elektronik di internet. Tidak heran, selama sepuluh tahun ini, Irene tidak memiliki buku yang benar-benar diterbitkan. Ini bukan karena Irene tidak bisa menulis, melainkan Lauren tidak bisa membantunya menerbitkan! Makanya, setiap draf dan kerangka yang diberikan Irene selalu ditolak. "Kalau dia nggak bisa menerbitkan, kenapa dulu mengajak ibumu menandatangani kontrak? Kenapa kontraknya sampai sepuluh tahun?"
9.7383.4K viewsCompletedAdded to Library 11.9K Times as cara menerbitkan buku sendiri
Show Reviews (96)
Read
+Library
efedrinHCL
ntah kenapa tokoh ibu ibu di sini bikin darah tinggi aja......gimana kalo nadine nggak usah sama arnold ato stendy..jadi wanita single dan mandiri aja deh,repot dapat mertua macam yenny dan inez......
Putri Ramadini Mumpuni
Seperti biasalah...ceritanya emang seru banget tapi banyak kejadian yang terlalu dipaksakan dan muter-muter, cerita yg intinya sebenernya bisa dipangkas 70 chapter panjang, Villains nya terlalu banyak dan overpower..
Read All Reviews
When Drama Becomes Reality

When Drama Becomes Reality

Tapi produser tersebut menolak, ia beralasan tidak mau ikut campur dengan permasalahan tersebut. Nara memutuskan kembali ke rumah dengan wajah lesu. Namun semangatnya selalu berkobar didalam hatinya. Ia memutuskan untuk menerbitkan sendiri menjadi sebuah buku Novel yang ia yakin bisa diminati oleh banyak orang. Ia menyusun kembali setiap kata dan alur cerita dengan baik, agar keaslian perjalanan hidupnya tak terlalu terlihat dalam cerita tersebut.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as cara menerbitkan buku sendiri
Read
+Library
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Iya, meja belajarku adalah meja jahit yang sudah usang. "Memang benar aku menulis seenaknya tanpa pikir panjang. Aku tidak peduli kalau buku ini tidak bisa diterbitkan di duniaku. Aku masih bisa menerbitkannya di Internet seperti ini. Aku menulis bukan karena uang, tapi karena aku menyukainya." Jelasku. Alfi pun terdiam. Aku pun mengambil pulpenku siap menulis lagi. "Tenang saja, aku akan menghidupkanmu kembali." Hiburku.
915.9K viewsOn holdAdded to Library 605 Times as cara menerbitkan buku sendiri
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Membuat pesan baru yang ditujukan langsung kepada editor majalahku. Jari-jariku menghantam tuts keyboard dengan ritme cepat. Tanpa ragu. "Kolom ketiga akan sedikit terlambat. Aku tidak akan mengirim draf yang biasa." Aku menekan tombol spasi. Napasku sedikit tertahan. "Aku sedang menyiapkan sesuatu yang jauh lebih personal. Sesuatu yang akan menjawab penawaran penerbitan buku itu."
9.471.7K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as cara menerbitkan buku sendiri
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status