Milk and Coffee
bisiknya.
Mereka bertiga tertawa.
Begitulah ketika seorang bos yang kurang bisa bergaul dengan baik dengan karyawannya, pasti ada saja yang membicarakan tentang dirinya.
“Sejauh ini, aku bisa menghadapi bosku, sih, Bun,” ujar Sabrina. Ya, bos seperti Reyhan bukanlah lawan yang sulit untuk Sabrina. Bu Fenti saja bisa ia hadapi, masa sekelas Reyhan saja tidak bisa? Keberanian Sabrina melawan kearogansian Reyhan adalah bukti bahwa mental Sabrina siap untuk bekerja bersama manusia seperti Reyhan.
Hot Chapters