Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Pelakor Suami Sendiri

Menjadi Pelakor Suami Sendiri

“Mmm, kak.” “Iya, Re?” “Aku ingin mencoba periksa kandungan.” Awalnya kalimat Rere membuatnya bingung, tetapi sejenak saat ia terdiam untuk mencerna—Ares langsung menatap Rere serius, ia mengangguk tanpa banyak bertanya. “Oke. Semoga kabar baik.”
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as cara meresensi
Read
+Library
Mengejar Cinta Dosen Killer

Mengejar Cinta Dosen Killer

“Masuk.” Pak Rassel sedang berdiri di dekat jendela, membaca sesuatu di tablet. Ia menoleh. “Amara. Draft-nya sudah?” “Sudah, Pak.” Aku menyerahkan map. “Ada beberapa bagian yang saya rasa perlu arahan langsung.” Ia membuka halaman pertama. “Bagian metodologi?” “Dan pembahasan kedua.” Ia membaca sekilas, lalu mengangguk kecil. “Kita bisa bahas sekarang.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as cara meresensi
Read
+Library
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Restu membimbingku lebih kepada keterampilan dan bagaimana menyertakan rasa pada satu naskah. Naskah deskripsi tentu akan lebih kaya dengan kosa kasa dan berbeda debgan naskah laporan misi atau naskah hasil penelitian. Kaidah dan norma, serta nilai rasa akan menjadikan terjemahan yang berkualitas. "Sudah pesan taksinya, Al? Mama sudah siap nih," Mama Netty ternyata sudah berdiri di dekatku. Segera kupesan taksi online dan berjalan ke teras begitu orderan ditanggapi sebuah armada.
1012.7K viewsOngoingAdded to Library 494 Times as cara meresensi
Read
+Library
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Hampir. Ares: kau akan menganalisisku atau seninya? Elara:Prioritas: seni. Analisis sekunder: responsmu terhadap seni. Analisis tersier: responsku terhadap responsmu. Laporan lengkap akan diserahkan kemudian. Ares tertawa—suara yang dalam dan jarang yang membuatnya terkejut sendiri. Ares: deal. jam berapa?
1.0K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as cara meresensi
Read
+Library
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

tenang. “Kamu sudah sarapan, Saset?” tanyanya lembut. “Belum, Mas. Aku mau selesain revisi dulu.” Raka berjalan mendekat. “Revisi bagian mana?” “Bab tiga. Metode penelitian. Dosen bilang katanya ‘kurang tajam’. Aku juga bingung, maksudnya tajam gimana, emang ini pedang?” Raka terkekeh kecil.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 30 Times as cara meresensi
Read
+Library
Two Sides Of KIRANA

Two Sides Of KIRANA

“Tapi itu bukan berarti salah satu harus dibuang. Gue mau kita serahin ini ke tim produk dan marketing—karena ujung-ujungnya, mereka yang bakal aktif bawa ini ke market.” Ares diam. Tapi ada gerakan kecil di rahangnya. Ia tidak menyangka Kirana akan memilih cara ini. Dia kira Kirana akan menyingkirkan miliknya. Buat Ares itu cukup fair dan dia merasa dihargai. “Gue udah siapin summary poin plus dan minus dari dua pendekatan ini,” lanjut Kirana sambil menyalakan laser pointer. “Kalian bisa nilai dari segi eksekusi, dampak konversi, dan relevance ke positioning brand.”
1.4K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as cara meresensi
Read
+Library
Algoritma Bonanza

Algoritma Bonanza

Metodologi tidak menuntut banyak bicara, hanya memerlukan ketelitian kerja. Lema membuat satu folder baru berjudul, "Design Research - Relasi dan Fungsi". Ia berhenti sebentar, menatap layar yang sudah berisi satu paragraf. Bukan karena telah kehabisan kata-kata, melainkan untuk memeriksa kembali apakah alur yang telah diketiknya masuk akal. Bukan hanya di laptop, tetapi juga saat nanti terjun langsung di dunia nyata.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as cara meresensi
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

tanya Reis pada Callis. Ibu dari Reis itu menunjuk ke arah menu. “Coba Reis baca di buku menu. Kalo nggak ada nanti kita cari lagi.” Callis mencoba untuk membiasakan Reis membaca agar daya tangkap Reis terhadap huruf semakin cepat.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as cara meresensi
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

Sinta menyusun digest satu halaman untuk dibagikan selepas panel; Rendra menautkannya ke FAQ agar pembaca bisa memeriksa metodologi. Usai acara, Arga tidak mengejar swing kedua; ia menunggu di sudut, memberi ruang. Swing itu mendekat. “Saya menghargai cara Anda bicara method over meme,” katanya. “Tapi tekanan itu nyata.” Arga tidak membantah. “Saya tidak meminta Anda memilih kami,” ucapnya. “Saya meminta Anda memilih metode yang paling dapat diaudit—oleh kami, oleh Anda, oleh publik.” Swing itu menatap jam. “Saya punya undangan makan malam.” Nama Dimas tidak disebut, tapi bau gulanya terasa.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as cara meresensi
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Selin bertanya pada penjahit, lalu menatap pantulannya di cermin besar tanpa menunggu pujian dari Rendra. “Bagus,” ucap Rendra pelan. Suaranya sedikit lebih berat dari biasanya. Dia memperhatikan Selin lebih lama dari waktu yang dia rencanakan. Dia menunggu Selin bertanya, “Aku cantik nggak, Ren?” atau “Kamu suka nggak modelnya?” Tapi Selin hanya mengangguk pelan pada penjahit. “Di bagian dada agak sedikit longgar, Mbak. Tolong dikecilkan satu senti lagi ya.”
10797 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as cara meresensi
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status