Ibu Mertuaku Penuh Drama
“Ingat aja … kita masih banyak urusan yang mau dikerjakan, kalau kita terlalu baper melayani orang gila itu mungkin kita akan kesulitan rejeki kita sendiri. Kata Shinta sekarang itu dia lagi hamil dan berhenti bekerja, jadi mungkin saja dia punya banyak waktu untuk menyindir orang, selama dia tidak menyebut namaku langsung di media sosial, aku tak peduli sama sekali.”
“Ya, betul juga. Aku setuju sekali dengan Mamanya Arthur ini.” Tukas Farida, lagi-lagi kami tertawa bareng.
“Jangan lupa kita fokus persiapan orderan dan kali ini biar Farida yang bagian menjaga Arthur, Emi sama aku juga Mbak Kiki yang mungkin sebentar lagi akan datang, bersiap terjun langsung ke dapur.” Titahku dan kedua adikk