MAAF! AKU CACAT
Jawaban Melga terdengar apa adanya, tidak sedikit pun terselip kebohongan di raut wajah putih bersih itu, tapi aku juga sadar, pernyataannya itu terdengar angkuh.
Dia seolah-olah mengatakan tidak membutuhkan manusia lain, berbangga diri bahwa bisa menyelesaikan segala urusannya, tanpa campur tangan pihak kedua.
Nada itu .... Sarat akan luka. Sorot matanya terpancar kegelapan pekat bagai tenggelam di dasar samudra yang dingin tak tersentuh.
Aku merasa tidak bisa menjelajah lebih jauh. Seakan-akan ada tembok besar menghalangi. Kecewa, ibarat pendaki yang tidak bisa mencapai puncak gunung tertinggi.
인기 회차