Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
REINKARNASI

REINKARNASI

Jangan lupa baca juga karyaku yg lain - Keturunan CEO - Penakluk CEO follow juga IG aku yaa @alya_incess88
9.946.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang celos
Ipakita ang mga Review (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Basahin ang Lahat ng Review
ELLIA

ELLIA

jawab Curt. Kemudian helikopter itu melintas, namun sorot lampu helikopter menyorot sebuah tulisan pada helikopter bercat hitam itu “Aloysius”. Kay pun mengangguk-angguk setelah teringat bahwa ia pernah mendengar bahwa setelah Mrs. Vaeolin dijebloskan ke penjara, kebun binatang terbesar dan satu-satunya di dunia itu dikuasai oleh keluarga Aloysius. Pemerintan Kota Wetinhorn telah bekerja sama dengan orang kaya ketiga di dunia yaitu Mrs. Darold Aloysius untuk kembali membangun Planet Zoo. “Ya, heli itu pasti milik Mr. Darold. Atau putranya,” kata Curt.
4.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 84 Beses bilang celos
Read
+Library
CERAI

CERAI

Kedua nya duduk saling berhadapan. " Mbak", suara Reza memanggil seorang pelayan di sana. Pelayan itu menghampiri meja Reza dan Pak Sofyan dengan membawakan buku menu makanan. " Saya pesan Spagethi rasa keju satu, minuman nya jusTimun dan dessert seperti biasa". Papa mau Reza pesan kan? Tidak usah, biar Papa saja. " Saya nasi goreng Seafood dan jus jeruk saja".
106.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 165 Beses bilang celos
Read
+Library
LUNA

LUNA

Membuat kasur empuknya bergoyang. "Laluna? Kau masih di sana?" "Aku di sini, Kim." Luna kembali mendekatkan ponsel di telinganya. "Aku sudah mengirim detilnya di tablet mu, kau bisa mengeceknya sekarang juga." Luna membuka koper dan mengambil benda putih persegi panjang dalam koper dan menghidupkannya. Menampilkan garis-garis dengan titik-titik merah seperti yang sering di lihat pada tampilan GPS. Luna mencek satu-satunya titik hijau dan membaca tulisan yang di tindihnya.
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 93 Beses bilang celos
Read
+Library
Lusia

Lusia

Aaron tidak ada. Di tengah keputus asaanya, Lusia melihat beberapa penjaga terburu – buru menuju gerbang, membuka lebar – lebar pagar besi super tinggi itu dan sebuah mobil berwarna hitam mengkilap yang terlihat mahal, melintas perlahan. Tamu. Batin Lusia.
Sikat na Kabanata
106.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 140 Beses bilang celos
Read
+Library
FLOWIE

FLOWIE

Apakah memang sudah seharusnya Hans tahu wajah ayahnya? Flowie mengambil ponsel pintarnya dan dengan sedikit keraguan ia mengetik ‘Luke Croose CEO Ocean Group’ pada kolom pencarian di g****e, namun beberapa detik kemudian Flowie membeku setelah membaca tajuk utama pencariannya di g****e. Luke Croose Mengumumkan Pertunangannya dengan Frisca Alche – Pewaris Deoro Group dari Perancis
105.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 157 Beses bilang celos
Read
+Library
apa elo soulmate gw

apa elo soulmate gw

Sekali lirikan matanya, maka habislah isi kantong lelaki tekurasnya. “Trut….trut…. trut…”, ponselku bergetar. Aku langsung mengangkat Hp yang ada dimeja kerjaku. “Ya halo, kenapa ?? apa? mau ketemu sore ini?, boleh juga oke see you.”, kataku menjawab telepon dari Zaldi. Pria itu selalu saja membuatku terpesona, seakan rasa cintaku tak pernah surut padanya. Ia bagaikan cahaya hidupku, mungkin terdengar berlebihan. Tapi begitulah caraku mengekspresikan cintaku padanya. Sebenarnya tak banyak keistimewa dari seorang Zaldi. Namun justru tak ada keistimewaannya aku makin menemukan sisi istimewa yang tak bisa terungkap lewat kata. Ia seorang karyawan perusahaan swasta di Jakarta, tingginya kurang
1.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 55 Beses bilang celos
Read
+Library
BETVIEL

BETVIEL

"Ada banyak hal yang anda maksud. Jadi, tepatnya apa?" "Fo ... Fo ... Foun ... Fountain? Foundry? Foun ... Apa sebenarnya nama benda itu?!" Tiba-tiba Rezvan jadi marah-marah sendiri. Kenan jadi bingung. Mengapa lelaki itu cepat sekali kesal? "Maksud anda foundation, Pak?" Rezvan menjentikkan dua jarinya. "Iya, itu! Susah sekali menyebutkannya."
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 54 Beses bilang celos
Read
+Library
KURENSIA

KURENSIA

sewot Agarish Aira tersentak kaget, dia menatap tajam Agarish. “Ya biasa aja dong! Aku kan cum- eh aku belum ngabarin Bintang kalau aku gak bisa kerumah nya. Mana ponsel ku?” tagih Aira “Dimobil. Pakai ponsel saya,” Agarish menyodorkan ponsel yang berlogo apple keluaran terbaru. “Tapi aku gak inget nomber nya,”
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 88 Beses bilang celos
Read
+Library
Angkasa

Angkasa

Sebodoh itu lo Virgo, ponsel lo gak ada kemanannya. ¹Bedangkt=Terima kasih (Bahasa Belanda)
85.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 168 Beses bilang celos
Read
+Library
PREV
123456

Mga Madalas Itanong

Susah dipercaya kalau sesuatu yang terasa 'asisten pribadi' bisa punya wajah korporat di balik layar, tapi gini ceritanya tentang Cleo versi layanan keuangan yang sering aku pakai ngobrol soal budgeting.

Cleo didirikan oleh Barnaby Hussey‑Yeo dan sejak awal modelnya memang bukan dimiliki oleh satu orang tunggal saja; sekarang kepemilikannya tersebar antara pendiri, tim inti yang memegang opsi saham, dan beberapa investor ventura yang masuk sejak putaran pendanaan awal. Intinya, struktur pemilikannya mirip startup pada umumnya: kombinasi founder + investor institusional + karyawan. Dalam praktiknya itu berarti keputusan produk besar biasanya lahir dari visi pendiri namun didukung dan dipengaruhi oleh ekspektasi investor tentang pertumbuhan, skalabilitas, dan jalur menuju profitabilitas.

Visi mereka menurutku cukup jelas dan konsisten: membuat pengelolaan uang jadi simpel, personal, dan — ini yang penting — menyenangkan. Bukan cuma nampilin angka, tetapi pakai bahasa obrolan, notifikasi lucu, dan insight praktis supaya orang benar‑benar merasa paham dengan kondisi keuangan mereka. Dari sisi produk, tujuannya berkembang dari asisten chattingan yang bantu atur anggaran jadi platform yang bisa menawarkan fitur berbayar seperti analitik lebih dalam, integrasi rekening, dan layanan tambahan yang mendukung cashflow pengguna. Mereka nyasar ke inklusi finansial: bikin alat yang bisa dipakai semua kalangan, bukan cuma orang yang paham finansial kompleks.

Sebagai pengguna, aku lihat perubahan juga ke arah menyeimbangkan pengalaman pengguna dan kebutuhan bisnis — artinya mereka berusaha mencari cara supaya fitur gratis tetap berguna sementara fitur berbayar memberikan nilai yang sebenernya dibutuhkan orang. Kalau mau ringkas: pemilik Cleo sekarang adalah kolektif antara founder, investor, dan pegawai dengan opsi saham, dan visi mereka adalah memberdayakan orang untuk mengatur uang dengan cara yang lebih manusiawi, terjangkau, dan berbasis data.

Itu pandanganku dari sisi pengguna yang sering mengulik fitur dan roadmap—berusaha tetap realistis soal tekanan investor tapi juga optimis karena produk semacam ini memang punya potensi besar buat ngubah cara orang ngebiayai hidup mereka.

I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status