Godaan Mama Muda
Setelah makan malam, kami naik ke kamar lagi.
Langkah kami pelan, seirama, tanpa percakapan berarti. Tangga kayu berderit pelan di bawah pijakan kaki kami, seolah ikut menyadari bahwa ini adalah malam terakhir. Malam di mana segalanya akan mencapai titik akhirnya.
Malam kedua terasa... berbeda.
Tidak ada kecanggungan seperti malam pertama. Tidak ada lagi tatapan ragu, tidak ada pertanyaan yang menggantung. Yang tersisa hanyalah kesadaran penuh akan apa yang akan terjadi.