Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

“Yang tidak tahan boleh menyerah dengan kirim WA duluan, dan harus membayari makan malam.” “Setuju!” Mereka berjabat tangan. Permainan itu asyik. Seperti mencari jalan keluar dari sebuah labirin. Ketika berputar-putar seorang sendiri, mereka merasakan desakan untuk segera bertemu. ‘Apa salahnya menghabiskan waktu bersama teman setanah air? Kami tidak melakukan apa-apa. Hanya ngobrol, bercanda dan makan bersama.’ Tiara membela diri.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai cerita bermain bola bersama teman
Baca
+Pustaka
BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

Jadi ia hanya bisa berjinjit di depan jendela untuk mendengar pembicaraan 4 pria dewasa itu. “Le, lihat nih, Om bawain bola, nanti kita main sama-sama, ya!” Putra mengangkat bola sepak yang dibawanya. Wajah Leo berubah cerah selama beberapa detik, sebelum kembali menggeleng sedikit murung. “Kata Mama nggak boleh main sama orang nggak dikenal.” Deg. Bara ingat itu adalah kata-kata yang Leo ucapkan dipertemuan pertama mereka.
8.617.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai cerita bermain bola bersama teman
Baca
+Pustaka
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

"Maaf, Bu, apakah mereka berenam saling mengenal?" Wanita di sebelah Sanusi mengangguk cepat, "Mereka berteman dekat. Teman kumpul, berjudi, bahkan minum-minuman haram, Pak. Siapa, sih, yang tidak mengenal mereka. Biang rusuh di kampung ini."
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai cerita bermain bola bersama teman
Baca
+Pustaka
BABY BLUES

BABY BLUES

Sayangnya, aku tak bisa melihat mereka setiap hari karena mereka harus tinggal sementara di rumah Ibu. Teman-teman juga tak canggung untuk nonton bareng acara bola saat di rumah tak ada Zara. Mau tidur jam berapapun, tak ada yang protes. Seringkali, kuajak mereka menghabiskan malam untuk taruhan nonton klub bola kesukaan atau main Play Station di ruang tamu.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai cerita bermain bola bersama teman
Baca
+Pustaka
Menggoda Ibu Tiriku

Menggoda Ibu Tiriku

Mereka pun sudah berteman akrab dengan para tetangga mereka. "Tangkap bolanya, Julio!" "Sebentar! Hap! Sudah kutangkap! Hahaha ...." Julio dan temannya masih tertawa begitu senang sambil terus bermain sepak bola, namun yang namanya anak kecil, mereka masih sesekali menangkap bola dengan tangannya sambil terkikik bersama. Dan tepat saat teman Julio menendang bolanya, mendadak bola itu melambung tinggi.
10190.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai cerita bermain bola bersama teman
Baca
+Pustaka
Lima Jari Playboy

Lima Jari Playboy

aku mengacungkan jempol. “GOOOOOOL!” tiba-tiba saja terdengar teriakan beberapa orang yang tengah bermain sepak bola. Berolahraga di malam hari sungguh menyegarkan badan. Beberapa tahun lalu, aku masih aktif bermain futsal dengan beberapa orang kawan. Pernah juga, aku latihan futsal ditemani oleh Tira, si Jari Manis. Dia bisa menemaniku bermain basket lantaran sehabis pertandingan itu, kami memang harus membicarakan suatu acara penting. Jadi, sebenarnya, tak ada hubungannya dengan hubungan cinta atau romantisme. Tentunya, hal ini kalau dari sudut pandangku, bukan dari sudut pandang Tira.
9.320.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai cerita bermain bola bersama teman
Baca
+Pustaka
Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman

Sepertinya dia akan mengajaknya bermain. "Ibu..aku mau main bola sama Anto di lapangan ya Bu," pamitnya waktu itu. Kulihat diluar mendung, jadi aku berkali-kali mengingatkannya untuk tidak bermain di sungai. Katanya mereka cuma akan bermain sepak bola saja, tapi ternyata selesai bermain sepak bola mereka diajak teman-temannya mandi di sungai yang airnya memang terlihat begitu jernih. Mereka pikir bahaya tidak menghadang mereka karena sedari kecil mereka terbiasa main di sungai. Akupun sering mengajaknya ketika aku berniat mencuci baju yang menumpuk.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai cerita bermain bola bersama teman
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

Tapi teman lelakinya yang lain kan belum tentu. Begitu semua sudah di sisi yang sama, teman lelakinya bersenyum mesum. Vlad hanya terkekeh. “Woy, lain kali pada pakai legging ya.” “Lu ngintip ya, Vlad?” Suara panik dari beberapa perempuan. “Gue sih nggak. Tapi yang lain?” “AAARRRGGGHHHH….” Mereka semua sudah seperti tikus tercebur got. “Sekarang lu mau main bola di lapangan atau ngapain?”
1018.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai cerita bermain bola bersama teman
Baca
+Pustaka
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Bahkan menggelinding langsung ke arah Ajrian yang menginginkannya. “Wah ...” Ajrian bersorak. “Yeah, saya dan teman-teman bisa bermain bola lagi!” Teman-temannya juga bersorak. Aku yang ada di depan mereka terharu. Kebahagiaan mereka sederhana. Cukup ada bola, kemudian bisa bermain. Hal-hal semacam ini yang bisa membuatku lebih bersyukur. Permainan itu terus berlanjut. Beberapa orang maju, memperkenalkan diri, diberikan hadiah, begitu seterusnya. Hingga muncul sebuah kecemasan di dalam diri.
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 516 kali sebagai cerita bermain bola bersama teman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status