Cinta Habis Tanpa Bekas
Sampai ibuku meninggal, satu panggilan telepon itu membuatku benar-benar kecewa pada Yohan.
Aku bicara dengan tenang, tetapi ekspresi Yohan justru makin menyakitkan.
Matanya memerah, seolah menerima pukulan besar,
"Jadi, di hari Ibu meninggal, kamu udah mutusin untuk cerai denganku? Inge, apa kamu sama sekali nggak pernah berpikir untuk perbaiki hubungan denganku?"
Aku sama sekali tidak paham, apa maunya. Bukankah dia sangat mencintai Sierra?
Hot Chapters