Rahim Satu Miliar Milik CEO Dingin
Kelvin tersentak mendengar perkataan Arsyana, lalu dia pun mengintip Arsyana dari balik dinding Walk In Closet, dan melihat gadis itu tengah menangis terisak.
Arsyana menarik nafasnya panjang, dia berusaha kembali mengontrol emosional, agar terlihat lebih tegar saat berhadapan dengan Kelvin nantinya.
“Walau bagaimana pun, aku sudah menjual rahim ku pada pria mesum itu. Dan cepat ataupun lambat, aku harus tetap tidur dengannya, sampai aku mengandung anak dia. Hah... sudahlah, mau tidak mau aku harus rela di sentuh oleh pria itu, agar aku bisa cepat terbebas dari pasangan gila itu!”
الفصول الرائجة