Malam Panas Tak Terlupakan dengan Konsulenku
"Lalu yang gimana, Mas? Yang gimana?"
Gerrard membetulkan posisi duduknya, ia duduk tegak di atas kasur sembari menatap gemas ke arah Sherly.
"Yang ... ada teknologi yang namanya sex toys, ya! Dijual bebas selama yang beli bukan anak kecil." jelas Gerrard yang malah membuat Sherly terkekeh.
"Terserah lah, Mas. Ayo tidur!"
Sherly bangkit, menjatuhkan diri di atas kasur dan menarik selimut. Ia hendak memejamkan mata, ketika Gerrard bergeming dan menatapnya dengan sorot mata aneh.