Sketsa Cinta Arina
Nah, ketiga anak ini yang paling heboh menyemangatiku.
Salah seorang dari antara mereka yang bernama Danang bahkan pernah secara berani mengatakan ingin menjadikan aku pacarnya. Hahaha, bocil, bocil! Tentu saja aku hanya menertawakannya, dan menyuruh dia belajar yang rajin, tidak usah mikir pacaran, nanti kalau sudah selesai sekolah, sudah bisa cari duit sendiri baru mikirin pacar. Kasihan orang tua yang membiayai. Apa coba jawaban Danang? "Baiklah, Mbak Arin sayang, aku akan giat belajar, cepat lulus sekolah, lalu cari duit, lalu kita menikah ya." Konyol sekali kan? Yah, aku maklumi saja, namanya juga bocah. Mungkin lagi asyik-asyiknya merasakan cinta monyet, jadi aku biarkan saja.
Hot Chapters