Bulan di Darah Awan
tanyaku.
“Iya. Aku awalnya tidak akan datang. Rahima memintaku, bahkan memaksaku. Aku sendiri sengaja membuat diriku telat,” jawabnya.
“Entah, saya ingin tertawa karena headline pemilik Arrow X Solutions diperintah anak kecil, tetapi saya tidak bisa,” komentarku. Pak Arrow menatapku dengan tatapan tajam.
“Heh. Lucu sekali,” komentar beliau datar. Beliau lalu memberikan sebuah kertas kepadaku. Itu adalah cetakan dari percakapan Pak Arrow dan Rahima.
Hot Chapters