Cinta Datang Terlambat
“Jika kalian menerima saya, apa tidak akan jadi beban?”
“Duh, jangan pusing-pusing begitu. Wanita hamil kan juga butuh makan!” canda wanita pemilik.
Mata Bella berbinar dan membulat. “Terima kasih! Terima kasih banyak! saya sudah mencari ke sana-ke sini tetapi tidak ada yang mau menerima saya! Akan saya lakukan pekerjaan apa saja!” seru Bella tanpa sadar.
“Kamu bisa bekerja mulai besok. Oh, iya, perkenalkan. Namaku Handoko dan ini istriku, Zalwa,” ucap Handoko dengan senyum ramah.