Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lembaran Baru Kisahku

Lembaran Baru Kisahku

Dengan mata terbuka lebar, aku menyaksikan darah terus mengalir semakin deras, warna merah terang itu cepat melebar di gaun putihku. “Anakku, anakku .…” Sambil menahan nyeri yang tak tertahankan, aku memanggil ambulans untuk diriku sendiri. Setelah itu, kesadaranku runtuh, dan aku pun jatuh pingsan. Hari itu ... aku bermimpi panjang. Dalam mimpiku, berdiri seorang gadis kecil dengan dua sanggul mungil di kepalanya. Ia tersenyum manis dan memanggilku, “Ibu”. Namun sebelum sempat aku gapai, ia sudah berlari menjauh. Semakin jauh, hingga akhirnya sosok kecil itu ditelan oleh kegelapan ….
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai cerita masa kecil 3 lembar
Baca
+Pustaka
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Kenangan mengalir deras bagai air dari bendungan yang jebol. Masa kecil yang dihabiskan untuk berkelana dari satu negara ke negara lain, sekolah ke sekolah lain, melambaikan tangan kepada teman-teman yang datang dan pergi. Kilasan-kilasan awal terasa umum, masing-masing berganti belasan, lalu seratus, seribu. Pelatihan pilot, istri dan anaknya yang telah meninggal, kanker sekali, lalu lagi, kecelakaan di MRI…
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai cerita masa kecil 3 lembar
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

masa kecil Anya menggambar sebuah rumah kecil dengan dinding biru dan atap kuning—penuh kesedihan dan ketakutan, namun di sudut taman rumah itu ia tambahkan pohon ungu yang tumbuh tinggi—simbol cinta yang kini sedang tumbuh. 12.00 – Makan Siang & Istirahat Menu: Nasi tim ayam kampung Sup jagung Sayur bening bayam
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai cerita masa kecil 3 lembar
Baca
+Pustaka
Gadis Kecil Sang Penyelamat

Gadis Kecil Sang Penyelamat

Di sebuah apartemen sederhana di lantai delapan, cahaya hangat dari sebuah lampu baca menerangi kamar kecil berisi rak buku lusuh, boneka usang, dan seorang gadis kecil yang tengah menulis di buku hariannya. Namanya Alina. Rambutnya yang berwarna pirang kecoklatan dikepang dua, wajahnya cantik, bersih dan polos, tapi ada sesuatu di matanya kedalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Malam itu, ia menulis tentang seorang anak laki-laki di sekolahnya yang kakinya terkilir saat bermain bola. Alina saat itu duduk di sebelahnya, menyentuh lutut anak itu dengan ragu-ragu, dan entah bagaimana, rasa sakit anak itu mereda. Ia tersenyum dan berdiri, seolah tak pernah jatuh.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai cerita masa kecil 3 lembar
Baca
+Pustaka
Pasumpahan Tubo

Pasumpahan Tubo

Kemudian mengajak Maiza duduk bersamanya. “Dulu Nenek bercerita, ada tiga buah guci sebesar jempol kaki. Amak nggak tau, entah moyang yang mana mambawanya. Barang itu sudah ada di rumah kita sejak lama," jelas Mak Saidah, suaranya memelas antara kesedihan dan penyesalan.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai cerita masa kecil 3 lembar
Baca
+Pustaka
Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Lima tahun kemudian. Keluarga kerajaan. Di halaman yang luas, beberapa orang pelayan mengejar seorang anak kecil, "Pangeran Kecil, pelan-pelan, jangan jatuh." Pangeran kecil berusia tiga tahun tahun ini, mengenakan kemeja putih dan dasi kupu-kupu, seorang pria kecil yang sehat dan ceria, dia berlari dengan tergesa-gesa, "Mama sudah pulang, aku mau ketemu Mama!"
9.41.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34.1K kali sebagai cerita masa kecil 3 lembar
Tampilkan Ulasan (279)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Baca Semua Ulasan
I WAS NEVER YOURS

I WAS NEVER YOURS

Cuman masih ada beberapa teka-teki yang masih jadi rahasia dan belum terjawab. Tapi cerita ini gak panjang kayak cerita emak yg lain. Paling 30-an mentok 40 bab ya. Biar kalian gak bosan. Makasih udah baca. Love you guys.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai cerita masa kecil 3 lembar
Baca
+Pustaka
ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

Selalu ada saja celoteh asal kenanya yang mampu membolak-balikkan fakta. "Kalau mau mancung. Seharusnya pas baru lahir, Ibu langsung tarik idung aku pake jepitan baju. Jadi, pas udah gede, idungnya mancing. Enggak ngebelesek. Blee," ledeknya kemudian, sambil menjulurkan lidah. Eka memang paling bisa kalau udah berkata-kata. Segala hidung dipakaikan jepitan baju supaya mancung. Enggak sekalian aja, makan tiang listrik supaya badannya tinggi?
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 452 kali sebagai cerita masa kecil 3 lembar
Baca
+Pustaka
Membawa Benih Sang Mantan

Membawa Benih Sang Mantan

Ucap Ibu Stella kemudian berpamit pada El, ketiganya pun mengikuti wali kelasnya. Wali kelas langsung mengantar ketiganya masuk kedalam kelas yang sudah ada beberapa anak anak yang lainnya, ibu Stella langsung membantu ketiganya untuk mengenal teman temannya dan setelahnya ia meninggalkan si kembar. Kembar terlihat paling mungil di antara teman temannya, karena hanya mereka bertiga yang berumur lima tahun. Meski demikian ketiganya tidak takut sama sekali. mereka percaya diri seperti yang ibunya katakan.
10103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai cerita masa kecil 3 lembar
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Rebahan

Pura-Pura Rebahan

Aku menahan tawa. “Masa sih selembar 10.000? Sepuluh lembar berarti bisa dapat 100.000 ribu dong kamu .... “ Mama mertua mengerutkan dahinya dengan jari sambil berhitung. Tak kuladen ocehannya, aku melangkah melewati pintu dan mengajak kedua putriku untuk pergi menuju rumah Bu RT. “Vio, ayo masuk!” sambut Bu RT ramah dan tak judes seperti biasanya.
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 978 kali sebagai cerita masa kecil 3 lembar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status