Lagu 'I Wanna Be Yours' sebenarnya awalnya adalah puisi yang ditulis oleh John Cooper Clarke, seorang penyair punk legendaris asal Inggris. Clarke dikenal dengan gaya sarkastik dan cepatnya, sering kali membawa unsur urban dan kehidupan sehari-hari ke dalam karyanya. Puisi ini kemudian diadaptasi menjadi lagu oleh band Arctic Monkeys untuk album 'AM' mereka di 2013. Inspirasi Clarke sendiri datang dari romantisme yang absurd dan hiperbolik—bayangkan menggabungkan cinta dengan barang-barang rumah tangga seperti 'coffee pot' atau 'vacuum cleaner'. Justru itu yang bikin puisi ini unik: ia mengangkat hal biasa jadi sesuatu yang puitis.
Arctic Monkeys mempertahankan nuansa gelap dan sensual puisi aslinya, tapi memberi sentuhan musik blues-rock yang membuatnya lebih dramatis. Alex Turner, vokalis band, pernah bilang bahwa mereka terpesona oleh cara Clarke bermain dengan kata-kata sederhana tapi penuh emosi. Lirik seperti 'Let me be your vacuum cleaner, breathing in your dust' terdengar aneh, tapi justru itu yang bikin lagu ini begitu memorable. Clarke sendiri senang dengan adaptasinya, bahkan menyebut versi Monkeys memberinya 'kehidupan kedua'.