Kusangka Suami Idaman
Ia merasa sudah terjatuh ke jurang yang sangat dalam, hingga dirinya tak mampu lagi naik ke permukaan untuk menyelesaikannya.
"Kok ngelamun, Mas?" tanya Nara menghentikan suapannya. Ia melihat suaminya itu belum mencicipi makanan yang sudah terhidang itu.
"Aku merasa bersalah aja sama kamu, Nara," sahutnya lemas.
"Kenapa, Mas?" Wanita itu mengernyit.
"Karena aku belum bisa menjadi suami yang baik untuk kamu," terangnya.
"Bukan hanya baik Mas, tapi kamu sudah menjadi suami yang sempurna untukku, kamu bisa ikhlas menerima kondisiku yang seperti ini." jelasnya.
Chapitres populaires