Harem milik Suamiku
"Dari awal aku sudah menginginkanmu, Marigold. Asal kamu tau, aku harus berdebat dengan semua orang termasuk mamaku, untuk meloloskanmu hingga ke babak final dan menjadikanmu sebagai pemenang."
Marigold terkesiap dan menutupi mulutnya dengan kedua tangannya. Matanya membelalak terkejut. "Wow? Se-spesial itukah diriku?" bisiknya lirih seraya menutup mulutnya karena takjub. Ternyata ada cerita indah dibalik terpilihnya dirinya sebagai pendamping tuan milyader. Seketika tubuhnya menjadi panas dingin, membayangkan pertemuan pertamanya yang romantis, dengan tuan milyader, bak drama di tipi-tipi. Tetapi sayangnya tidak ada yang mendokumentasikan kejadian romantis itu. Karena pada saat krusial itu