Malam Terlarang Bersama Paman
Dia menundukkan wajahnya, berusaha menyembunyikan apa yang sedang ia dirasakan.
“Om percaya padamu, Nada. Tapi ucapanmu barusan itu sangat keterlaluan sekali,” desah Adrian, lalu dia melanjutkan kalimatnya, “kamu adalah keponakan Om, walau kita hanyalah saudara angkat. Tapi, bagaimanapun juga kamu tetaplah keluarga Om. Om akan selalu melindungimu, kapan pun dan di mana pun. Karena itu janji Om pada mending ayahmu.”