PERFECT HUSBAND
pintaku membawa mas Feri kekamar, setelah sampai di kamar dia langsung kekamar mandi untuk membersihkan dirinya dan habis itu kembali lagi keluar, aku masih memperhatikan glegatnya dengan kedua bola mataku, benar saja dia kembali dari dapur membawa secangkir susu, aku memandangi datar dan berkata,
“Katanya kamu capek tapi masih sempet-sempetnya bikinin aku susu.”ujarku, mas Feri tampak menyunggiingkan senyum dan berkata,
“Demi kamu, gak apa. Kamu harus minum susu biar sehat.”ujarnya, aku sedikit mencibir dan mengangguk,
“Oh iya, mama mana?”tanyanya,
“Dia lagi ke tempat teman, maklumlah dia baru saja bercerai dan dia sangat butuh teman-temannya sekarang.”ujarku, Mas Feri tampak mengangguk dan
Bab Populer