The Playboy
Ia melanjutkan pembicaraannya yang terpotong, “Hahaha…ada-ada saja mama kamu,”
“Ya, kamu tahu sendiri ‘kan mama aku kayak gimana,” katanya yang memegang segelas susu dan menghabiskannya dalam satu tegukan.
“Iya. Jadi, bagaimana nona cantik?”
“Apanya?” Farah teringat kejadian semalam ia berusaha mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya namun dia urung, “Pernikahan?” terkanya.
“Iya,”
“Terserah kamu kalau aku yaa tidak masalah,” Ia memandang ke arah perut buncitnya dan membelai anak hasil dari hubungan terlarangnya.