Tembus Pandang Menjadikanku Kaya Raya
Sebaliknya, yang ia lihat adalah kepulan asap kelabu yang tipis namun berbau anyir darah—sebuah pertanda bahwa barang itu bukan pembawa hoki, melainkan pusaka haus darah yang membawa sial bagi pemiliknya akibat kutukan masa lalu yang belum dibersihkan.
"Jangan disentuh, Pak," bisik Satria tegas tanpa ragu. "Itu barang pesugihan gagal. Khodam di dalamnya sudah liar dan tidak terkendali. Siapa pun yang menyimpan itu di rumahnya, usahanya memang akan melejit dalam tiga bulan, tapi setelah itu keluarganya yang akan jadi bayaran lewat penyakit aneh."
Mendengar penjelasan Satria yang begitu detail dan mengerikan, Baskoro langsung mengangguk paham. Dia menarik kembali plakat nomornya dan bersandar