Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpaksa Menikahi Sopir Bapak

Terpaksa Menikahi Sopir Bapak

Rasanya seperti kembali ke masa lalu, saat hidup belum serumit ini. Keesokan harinya, Mbak Rani mengajakku jalan-jalan. "Sudah lama kan gak keliling Jogja, Safira? Ayo, Mbak antar. Sekalian Mbak ada beberapa keperluan." Aku mengangguk setuju. Pagi itu Jogja terasa lebih ramah. Langit biru bersih, udara segar, dan hiruk pikuk kota yang tak pernah sepi. Kami memulai perjalanan dari Tugu Pal Putih, ikon kota yang selalu ramai. Mbak Rani bercerita tentang perubahan-perubahan kecil di sekitar tugu, sementara aku hanya tersenyum, mengamati setiap sudut dengan mata berbinar. Kenangan lama berkelebat, saat dulu aku dan teman-teman sering nongkrong di kafe dekat sini, menghabiskan malam dengan diskus
1063.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang cerita rakyat jogja
Read
+Library
Pernikahan Palsu

Pernikahan Palsu

"Bagaimana kejadian kemarin, kau belum sempat cerita" "Oh, kemarin mama ada acara keluarga di Jogja, dari Surabaya ke Jogjakarta rombongan memang naik kereta, tapi sesampai di Jogja dia berniat pergi untuk membeli gudeg langganannya di daerah Gejayan" "Lalu..." "Dia bawa mobil sendiri karena tak mau merepotkan siapa-siapa, eh pas di stopan Gejayan motor menerobos lampu merah dan membuat mama hilang kendali"
105.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 163 Beses bilang cerita rakyat jogja
Read
+Library
Betty da Jogja

Betty da Jogja

“Kamu hebat Nul. Makin hari perkembanganmu makin bagus.” Andre semakin bangga pada Menul, saat mendapati kabar dari redaktur majalah di mana ia mengampu satu rubrik, bahwa cerpen yang nyangkut di file itu telah disampaikan pada editor fiksi di majalah itu, yang kemudian cerpen itu akan diagendakan untuk terbit pada edisi berikutnya. “Semua berkat bimbingan dan bantuan Bapak juga.” “O ya. Dua hari lagi kita ada acara ke Jogja. Jadi kamu persiapkan apa yang harus kamu bawa.”
107.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 207 Beses bilang cerita rakyat jogja
Read
+Library
Jagoan di Puncak Kejayaan

Jagoan di Puncak Kejayaan

Jared bangkit untuk meninggalkan bar setelah itu bahkan tanpa menyapa Joey. Joey berkomentar, "Aku pikir, kamu kalah." Javier bertanya dengan sorot mata, "Apa kamu pernah menjadi guru prasekolah?" Ketika Joey menggelengkan kepalanya, Javier berkata, “Aku juga tidak, tapi aku pernah mendengar dari seorang teman bahwa guru prasekolah keras dan tidak mengizinkan anak-anak mengotori celana mereka. Siapapun yang melakukan itu akan dihukum.”
9499.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 14.0K Beses bilang cerita rakyat jogja
Read
+Library
JANDA CANTIK SANG CEO AROGAN

JANDA CANTIK SANG CEO AROGAN

jawab Jasman tegas sembari mengaitkan jari kelingkingnya pada jari kelingking bos cantiknya. “Duh, kenapa Mbak tak tahu banyak ya? Padahal di Jogja ini Mbak bukan orang baru, lho. Yang Mbak tahu ya Parangtris, Telaga Putri lereng Merapi, Kali Kuning, Samas, Borobudur, Prambanan, Keraton, dan tentu saja Malioboro.” “Ya wajar, karena Mbak Wid teralu sibuk dengan pekerjaan, mungkin?”
1011.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 396 Beses bilang cerita rakyat jogja
Read
+Library
Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Happy Reading "Kamu butuh rehat," katanya suatu malam sambil membelai rambut Nara. "Kita berdua butuh." Awalnya Nara ragu. Tapi melihat ketulusan Aldo, akhirnya ia mengangguk. Mereka memulai perjalanan ke Jogja — kota budaya, penuh kenangan masa muda bagi banyak orang. Begitu tiba, udara hangat Jogja menyambut mereka. Aroma gudeg dan jalanan yang ramai membuat Nara, untuk sesaat, melupakan semua beban.
1.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang cerita rakyat jogja
Read
+Library
Aku Nyerah, Mas! Silahkan Ikuti Kemauan Ibumu

Aku Nyerah, Mas! Silahkan Ikuti Kemauan Ibumu

"Wajar bertemu Andre dia kan punya proyek disini, Jogja kota kecil Del, kemanapun kamu pergi pasti akan sering ketemu." Benar juga kata Diana, Jogja itu kota kecil. Bisa jadi aku nantinya sering bertemu karena tuntutan pekerjaan. Beda kalau aku kerja di warung ibu mertua, susah bertemu siapapun karena berada di desa yang hanya berkutat antara beras dan gas. Aku mengatur nafasku yang sudah mulai tenang, rasanya belum siap dan tidak akan siap bertemu orang yang pernah singgah di hatiku itu.
975.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang cerita rakyat jogja
Ipakita ang mga Review (24)
Read
+Library
Wijayanti Djatmiko
maaf yq thor..padahal cerita di awalnya cukup menarik....tp kenapa endingnya spt dipaksakan.. maaf . awalnya rumit dan berbelit belit....tp endingnya simpel banget bahkan lakon utamanya tidak diberi kesempatan bahagia dan menemukan cinta yang. lain.... keluarga cemara trutama suaminya dpt azab
Septi Wahyuni
bagus tapi kenapa rasanya sebel dan nyesek aja jadi wanita tetep pasrah gitu mulu... udh di perlakukan nggak adil sama mertua jg suami.. nggak banget buat aq yang jadi wanita... juga yg jadi kakak ipar tega2nya juga jadi musuh dlm selimut... menjijikan...
Basahin ang Lahat ng Review
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

Dengan perut yang membesar begitu, sudah pasti ia merasakan sesak saat bernapas. "Sebenarnya anak saya ini kenapa, Mbah?" Tanya Bulek Sutini yang tak lagi bisa menahan air matanya. "Kau tau Begu Ganjang?" Kami terkesiap begitu mendengar pertanyaan dukun tersebut. Kami yang tinggal di daerah Sumatera bagian Utara sudah sangat sering mendengar cerita tentang jin satu itu. Jin tersebut biasanya adalah peliharaan orang. Tapi kenapa tiba-tiba dukun itu bertanya soal Begu Ganjang?
104.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 155 Beses bilang cerita rakyat jogja
Read
+Library
Setiap Momen adalah Kamu

Setiap Momen adalah Kamu

Spot kesukannya jika berkunjung ke apartemen sahabatnya. Tampak segelas kopi dan segelas teh. Rakha mengecap teh. “Kopi ini untuk aku?” tanya Indah. “Iya, tentu saja.” “Kamu tahu aku minum kopi?” “Iya. Walaupun hubungan kita tidak begitu baik beberapa waktu lalu, setidaknya aku memperhatikan kebiasaanmu di Big Land.” Indah tersenyum dan mencicipi kopi hitam yang telah disajikan Rakha. Pemandangan Jakarta di malam hari, benar-benar sempurna dari lantai dua puluh.
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 61 Beses bilang cerita rakyat jogja
Read
+Library
Tertawan Pesona Bos Duda

Tertawan Pesona Bos Duda

Seruni berpikir Ben lebih membutuhkan jaket kulit cokelat itu karena berada di depan. Bola mata Seruni menatap takjub kiri dan kanan jalan yang dilewatinya. Benar kata orang, kota gudeg itu tidak pernah tidur. Penjaja makanan seperti memiliki shift tertentu dan bergantian mengisi ruang-ruang di tepi jalan. Tinggal di Yogyakarta tidak akan pernah kelaparan meski tak bisa memasak. Berbagai jenis menu tersaji dan bisa diperoleh dengan mudah.
1010.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 393 Beses bilang cerita rakyat jogja
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status