Kurebut Suami Sahabat
“Mas—“
“Maaf baru kelihatan. Aku datang buat ngasih kabar bahwa aku udah bercerai satu bulan yang lalu. Juga... sekarang aku punya kerjaan lagi.”
Mendadak suasananya menjadi canggung. Jema sendiri mengerti ucapan lelaki itu sepenuhnya. Namun, dia tidak ingin berpikiran lebih.
“Ma, aku nggak tahu harus basa-basi apa lagi,” kata lelaki itu lagi setelah keheningan yang menyelimuti mereka. “Jadi, aku akan langsung—Jema, makasih banget karena kamu udah ada di saat aku lagi putus asa dan merasa rendah karena keadaan. Kamu berjuang keras dan sampai mendapat masalah di kantormu gara-gara membantuku buat mencari pekerjaan. Di saat orang terdekatku hanya menghakimi dan memandang rendah diriku. Jema, a
Bab Populer