Bujang Lapuk ( Malam Pertama dengan Om Perkasa )
" Dua, tiga, atau empat? Abang mau cari mati?"
"Aku belum selesai, sambungannya, Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja." Bujang tersenyum geli, wajah marah Keke membuatnya terhibur, dia malah bangga Keke cemburu.
"Sejak kapan Abang jadi Ustad?" tanya Keke lebih mirip sindiran.
"Menguraikan ayat bukan berarti kita harus menjadi Ustad dulu, Ke. Bagaimana pun aku pernah mondok tiga tahun waktu Tsanawiyah."