Kesempatan Kedua untuk Sang CEO Dingin
“Tapi sebelum kamu mencoba macam-macam, apa aku sebaiknya buka dulu rahasia-rahasiamu? Misalnya malam itu waktu kamu sempoyongan keluar dari bar, berantakan. Atau kejadian di hotel, kamu ketahuan bareng teman sekelas sampai orang salah paham, dikira kamu orang yang… nggak benar. Oh, dan jangan lupa uang yang kamu habiskan gara-gara penipuan cinta online yang menyedihkan itu.”
Belinda menghitung satu per satu skandal itu menggunakan ujung jarinya dengan telaten, seolah sedang menghitung daftar belanja. “Bayangin beritanya, Mega. Satu kisah panas menyusul yang lain, bisa ngisi portal hiburan sampai berminggu-minggu. Seru, ya?”
Wajah Mega memerah gelap, seolah terbakar amarah. “Kamu nggak bakal
인기 회차