Janda Tanpa Malam Pertama
Tidak ada kabar, bahkan tidak ada tanda bahwa lelaki itu akan kembali.
Pagi itu, Gavya turun lebih awal untuk membantu mertuanya memasak dan menyiapkan sarapan. Gavya memberanikan diri bertanya pada Bu Lia.
“Bu, Arkana ke mana, ya?” suaranya pelan, nyaris tak terdengar.
Bu Lia hanya tersenyum tipis, menyeduh teh tanpa menoleh. “Mungkin sibuk kerja, Gavya. Anak itu sama kayak Ayahnya, kalau sudah urusan pekerjaan, dunia bisa dia lupakan.”
Chapitres populaires