Antara Cinta dan Luka
"Lirik lo kayak cerita hidup."
Naya membuka mata, tersenyum tipis. "Makasih. Aku tulis dari pengalaman sendiri. Luka keluarga, mimpi yang patah." Tapi senyumnya pudar, dan ia tanya: "Kenapa aku? Aku tahu soal skandalmu. Vita, kan?"
Rian menegang, kopi di tangannya tiba-tiba terasa dingin. Gambar-gambar lama muncul di kepalanya: headline kejam, tuduhan Vita, malam saat ia hampir menyerah.